Jika Pengerjaan 8 Paket Jumbo Gagal, Ini yang Akan Dilakukan Bupati Wardan

Rabu, 16 November 2016

post

Kondisi paket 4 (kiri), Bupati Wardan meninjau sampai di paket 3 (kanan)
INHILKLIK.COM, BATANG TUAKA - Selain menghadiri pelantikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Batang Tuaka, Senin (14/11/2016) Bupati Indragiri Hilir HM Wardan juga sekaligus meninjau progres pengerjaan proyek peningkatan jalan Sei Luar - Teluk Pinang.

Dalam kunjungannya, Wardan didampingi Wakil ketua Komisi III DPRD Inhil, Edy Hariyanto Sindrang, beberapa kepala dan pejabat SKPD. Wardan meninjau sampai ke paket 3, tepatnya pengerjaan sampai di desa Gemilang Kecamatan Batang Tuaka.

Paket pekerjaan yang dipecah dalam empat paket tersebut dengan anggran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat hari ini menjadi sorotan publik, banyak pihak yang menyayangkan karena progresnya jauh dari apa yang diharapkan. Bahkan bukan hanya empat paket Sei Luar - Teluk Pinang, empat paket lainnya pun juga dinilai lambat.

Ketika diwawancarai awak media disela-sela kunjungannya, Bupati Wardan menyampaikan kekecewaanya. Bupati kelapa itu meminta semua pihak kontraktor harus bertanggung jawab untuk mampu mencapai target semaksimal mungkin.

Cuaca yang saat ini kurang bersahabat (musim hujan) dan sulitnya bahan material, Wardan tidak ingin hal tersebut dijadikan alasan gagalnya proyek yang sejak puluhan tahun dinantikan oleh masyarakat.

"Saya sudah berangan-angan diakhir tahun 2016 ini tercapai target kita jalannya sudah mulus, tapi melihat kondisi seperti ini ya dikatakan kecewa ya saya sangat kecewa," ungkap Wardan.

Ketika ditanya apa solusi Wardan jika kenyataan pahit benar akan terjadi nantinya, progres delapan paket tidak mencapai target, Wardan menjawab dirinya akan melobi pemerintan pusat untuk bisa menganggarkan kembali paket-paket yang tidak selesai.

"Kita akan melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak pusat, berharaplah agar ini bisa dikucurkan kembali, kan dananya sudah ada jangan sampai dana ini menjadi hangus, kita berharap tahun 2017 dianggarkan kembali, ya di lelang ulang" ujar Wardan. 

Kendatipun demikian, Wardan mengungkapkan, para pihak rekanan menyampiakan kepadanya tetap optimis target pekerjaan akan tercapai. (Ard)