 |
| Ketua Komisi II DPRD Inhil. Junaidi |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Kepemimpinan Warohmah (Wardan-Rosman) selama memimpin Inhil selama ini dinilai mengecewakan. Dengan ‘Spirit Baru’ yang di usung oleh Warohmah dinilai belum memberikan perubahan berarti bagi kemajuan daerah.
Kekecewaan tersebut disampaikan oleh salah seorang kader Partai Golkar Kabupaten Inhil, Ir. Junaidi (Anggota DPRD Kab.Inhil) saat berbincang kepada sejumlah awak media beberapa waktu lalu.
“Kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Warohmah sudah melenceng dari komitmen awal. Dimana, Golkar yang merupakan salah satu partai pengusung Warohmah dalam Pilbup Inhil beberapa waktu menaruh harapan besar dengan melihat visi misi pembangunan yang disampaikan Warohmah”.Ucap Junaidi
“Namun kenyataannya, visi misi tersebut belum bisa direalisasikan dengan baik. Penyelamatan perkebunan belum dilakukan, perbaikan dunia pendidikan juga masih kurang dan masih banyak lagi program pembangunan lainnya yang belum sesuai dengan yang kita harapkan,” Sambungnya.
Terkait permasalahan yang membelit kebun kelapa rakyat saat ini menurutnya perlu dilakukan tindakan cepat oleh pemerintah. Penyelamatan kebun kelapa rakyat harus menjadi program prioritas utama yang harus dilakukan karena kebun kelapa merupakan tempat bergantung untuk memenuhi kebutuhan hidup mayoritas penduduk Inhil.
“Petani kelapa merupakan 75 persen dari jumlah penduduk Inhil. Jadi sangat wajar jika penyelematan kebun kelapa harus diutamakan, apalagi saat ini kondisi kebun masyarakat banyak dalam keadaan memprihatinkan,” tambahnya.
Saat ditanya sikap golkar sendiri sebagai pendukung pasangan Warohmah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Inhil beberapa waktu lalu, Junaidi mengatakan bahwa golkar merupakan partai yang menyuarakan suara rakyat.
“Saat ini rakyat menjerit menuntut penyelamatan kebun kelapa, perbaikan infrastruktur dan lain-lain yang belum di penuhi oleh pemimpin yang sekarang. Kami hanya menyampaikan suara rakyat untuk mengingatkan tentang kepemimpinan bupati yang sekarang,” Pungkasnya.
(Aditya)