
post
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Tidak banyak yang bisa dilakukan Persih Tembilahan kala mengetahui Panpel pertandingan PSPS vs Persih Tembilahan belum mengantongi izin keramaian dari pihak kepolisian. Pihak Persih Tembilahan hanya bisa pasrah. "Apalagi yang bisa kita lakukan. Keadaannya seperti ini. Pasrah ajalah," kata manajer Persih Tembilahan, Syaifullah, Sabtu (25/4/2015). Pertandingan PSPS vs Persih Tembilahan yang sejatinya digelar Minggu (26/4/2015) di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai memang terancam tidak bisa digelar. Sebab, Panpel PSPS hingga Jumat sore belum mendapatkan surat izin keraimaian dari Polda Riau. Skuad Persih sendiri sudah tiba di Pekanbaru sejak Kamis malam. Membawa 22 pemain serta lima official dan manajemen. Syaifullah mengatakan pihak sebenarnya membutuhkan kepastian dari Panpel PSPS apakah pertandingan bisa digelar atau tidak. Bila tidak bisa digelar, Persih Tembilahan langsunh kembali ke Tembilahan. Sebab, terangnya, semakin lama berada di Pekanbaru, biaya yang akan dikeluarkan semakin besar. Syaifulla pun bingung, bila batal, maka kerugian besar akan diterima timnya. "Saya kontak - kontak dengan Panpel PSPS. Tapi belum dapat kepastian. Kalau pasti kan enak," ujarnya. Syaifullah sendiri juga ternyata sudah mengetahui beberapa tim ISL batal bertanding. Namun untuk pertandingan PSPS vs Persih Tembilahan, Syaifullah masih berharap agar pertandingan bisa digelar. (rri.co.id)