Pesawat Luar Angkasa NASA Jatuh di Planet Merkurius

Jumat, 24 April 2015

post

NASA Messenger (Foto: Engadget)
INHILKLIK.COM, CALIFORNIA - Pesawat luar angkasa MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry and Ranging (Messenger) milik NASA akan mengakhiri tugasnya pada 30 April 2015. Pesawat luar angkasa tersebut meluncur menggunakan roket Delta II pada 2004 dan akan mengakhiri tugasnya dengan dijatuhkan ke planet Merkurius pada akhir April 2015.

Dilansir Engadget, Senin (20/4/2015), pesawat Messenger hampir kehabisan energi pendorong setelah menghabiskan lebih dari 6,5 tahun perjalanan menuju Merkurius. Kabarnya, pada saat bahan bakar telah habis, maka Messenger akan jatuh ke dalam planet dengan kecepatan 8.750 mil per jam.

Messenger bertugas untuk meneliti planet terdekat Matahari, empat kali mengorbit, dan mempelajari planet Merkurius. Pesawat luar angkasa milik badan antariksa asal Amerika Serikat itu berhasil memberikan bukti adanya es dan materi organik yang bersembunyi di bagian kawah planet. Messenger juga menunjukkan bahwa semua es di daerah kutub Merkurius memiliki ketebalan sekira dua mil.

Karena posisi Merkurius yang lebih dekat dengan Matahari, maka NASA menyematkan pelindung pada pesawat luar angkasa agar terjaga dari radiasi maupun panas. Ada pelindung keramik yang ditempatkan pada Messenger, sehingga instrumen ilmiah di dalam pesawat tetap bertahan meskipun mengalami pesawat mendapat temperatur yang tinggi.

Ilmuwan NASA berencana untuk mengembangkan teknologi penahan panas dan radiasi yang lebih canggih untuk misi jelajah luar angkasa masa depan. (Okezone)