Panitia Pesta Bikini Jebak Siswa Lewat Jejaring Line

Jumat, 24 April 2015

post

INHILKLIK.COM - Divine Production, panitia penyelenggara pesta bikini siswa SMA menggunakan aplikasi Line untuk menggaet siswa mengikuti acara bertajuk Splash After Clash itu.

Kepala Sekolah SMAN 53 Jakarta Dumaria mengatakan, dirinya kaget begitu mendengar salah satu siswinya diduga menjadi salah satu promotor digelarnya pesta perayaan usai ujian nasional (UN) SMA dengan menggunaan busana super mini tersebut.

Saat itu, dirinya pun langsung memintai keterangan anak didiknya. "Ternyata ada anak kami yang sudah dibujuk-bujuk EO (event organizer) melalu Line. Tapi siswa kami tidak satu pun yang terpengaruh," ujarnya saat membacakan kronologi di depan Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman di Jakarta, Jumat (24/04/2015).

Hal senada disampaikan Ratna Budiarti Kepala Sekolah SMAN 29 Jakarta. Dia pun mengakui jika tiga siswinya yang turut serta mempromoosikan pesta bikini diajak seorang panitia dari Divine Production melalui aplikasi Line.

"Jadi si EO itu pakai Line untuk mengiming-imingi siswi saya. Memang siswi saya itu kebetulan parasnya cantik, badannya bagus," katanya.

Ratna menjelaskan, siswinya tersebut merupakan korban jebakan dari Divine Production. Pasalnya, saat dimintai keterangan siswa mengaku tidak tahu jika pesta yang dipromosikannya merupakan pesta bikini.

"Karena dari keterangan siswa katanya hanya pesta pertemuan antar SMA untuk merayakan selesainya UN. Jadi tidak benar ada anak saya yang terlibat acara itu," terangnya. (rimanews)