 |
| Persija Jakarta batal lawan Persipura. (VIVA.co.id/Adi Yoga) |
INHILKLIK.COM - Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, memastikan anak asuhnya sudah tiba di Papua sejak pagi tadi. Namun, mereka batal melakoni laga lanjutan QNB League 2015 melawan Persipura, karena izin untuk menggelar pertandingan tidak diberikan oleh pihak Kepolisian.
Sebelumnya, beredar kabar jika skuad Macan Kemayoran urung terbang ke Jayapura karena persoalan izin pertandingan belum keluar dari Kepolisian setempat. Namun, karena was-was dinyatakan kalah WO, akhirnya mereka memaksakan diri untuk berangkat.
"Kami sudah tiba di Papua. Sejak pagi-pagi tadi kami sampai. Kami hadir di Jayapura karena ingin bertanding sesuai yang dijadwalkan, tapi apapun yang terjadi, kami tetap mengikuti segala aturan," tutur Rahmad.
Menurut pria yang akrab disapa RD itu, seharusnya pembatalan ini tidak boleh terjadi. Alasan Kepolisian tidak mengeluarkan izin pertandingan mestinya didasari dengan alasan yang jelas.
"Kompetisi mestinya harus terus berjalan karena situasi negara benar-benar aman, kondusif terkendali, bukan seperti tahun 1998 dilanda kerusuhan sehingga dihentikan. Saya tidak setuju kompetisi terhenti karena merugikan semua pihak," ungkapnya.
Polemik antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan La Nyalla Mattalitti kini berbuntut panjang. Kompetisi kasta tertinggi di tanah air yang menaungi ribuan pelaku sepakbola itu terpaksa ikut berhenti. (viva)