Jelang Muswil KBB Riau, Ini Harapan Tokoh-Tokoh Banjar Riau

Kamis, 09 April 2015

post

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Musyawarah Wilayah (Muswil) Kerukunan Bubuhan Banjar Riau tidak lama lagi akan dilaksanakan, saat ini DPP IKABRI Provinsi Riau terus melakukan persiapan dan konsolidasi jelang pelaksanaan Muswil KBB Riau yang Pertama, koordinasi terus dilakukan ke Pengurus KBB Pusat. Tajuddin Noor selaku Ketua Panitia Pengarah Muswil (SC) menginformasikan dari pertemuan dirumah sesepuh Banjar Riau  Drs. H. Gusti Kasoemagiri beberapa waktu yang lalu, berkembang beberapa nama yang akan berkompetisi dalam Muswil KBB Riau yaitu Prof. DR. H. Zulkarnain, MM, Drs. Dedy Fardika AB, MN, Drs. H. Kastalani Rahman, MM, DR. Rusdi Ibrahim, MA, Drs. H. Ruskin Har, MBA. Dari beberapa nama tersebut baru tiga orang yang menyatakan bersedia untuk dicalonkan untuk menjadi Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Riau untuk Masa Bakti 2015 – 2020 yaitu Drs. H. Kastalani Rahman, MM, Drs. Dedy Fardika AB dan DR. Rusdi Ibrahim, MA. Menurut Tajuddin Noor tokoh yang malang melintang didunia organisasi ini mengatakan Muswil tersebut adalah sarana Rekonsiliasi untuk mempererat silaturrahim urang Banua Riau, "Kita sangat mengapresiasi langkah pengurus DPP IKABRI Provinsi Riau yang bersedia melaksanakan Muswil untuk peleburan organisasi Banjar yang ada di Riau menjadi Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Riau," ungkap Tajuddin. "Muswil ini bukan untuk mencari yang kalah atau yang menang namun ini adalah musyawarah keluarga untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan bisa diterima oleh semua kalangan," lanjutnya. Beberapa tokoh Banjar Riau yang lain menyampaikan harapannya pada Muswil KBB Riau yang renvananya akan digelar 18 April ini. Tokok sesepuh Banjar Drs. H. Gusti Kasoemagiri mengungkapkan jangan terlalu banyak berteori jika ingin melebur dalam satu organisasi yang terpusat. "Laksanakan segera dan bersatulah semua uang banjar Riau dibawah KBB," Tegas Kasoemagiri. Sementara Prof. DR. H. Zulkarnain, MM berharap Muswil KBB ini akan menjadi ajang silaturrahim sesama urang Banjar Riau. "Berharap kita bisa kompak dan organisasi ini murni untuk kepentingan sosial, kebudayaan jangan digiring kepada kepentingan Politik Praktis," ungkap Zulkarnain. Professor yang juga pendiri Yayasan IKABRI ini dengan tegas mengatakan jika dibawa kepada kepentingan politik beliau tidak akan mendukung karena kepentingan kebudayaan dan kekeluargaan itu jauh lebih penting untuk dilakukan.   Demikian juga dengan sesepuh Banjar Riau Bapak Drs. H. Ruskin Har, MBA, Ia sangat menyambut baik langkah IKABRI melaksanakan Muswil KBB ini. "Yang penting kita bisa saling merakatkan dan memperat silaturrahim," ungkapnya. Sejalan dengan Pak Ruskin, Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP IKABRI Provinsi Riau Drs. H. Kastalani Rahman, MM yang juga Kandidat Ketua pada Muswil KBB mengapresiasi perjuangan IKABRI yang berhasil mengangkat kembali semangat kebanjaran yang telah lama memudar. "Tentunya kita sambut baik pelaksanaan Muswil KBB ini  semoga kedepan organisasi ini bisa lebih besar dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat," ungkap Kastalani. Sedangkan Drs. Dedy Fardika AB, MN berharap KBB Riau nantinya bisa menjadi wadah pemersatu, dan semua pihak harus legowo dan mendukung peleburan ini karena dilandasi oleh niat tulus untuk merekatkan mansyarakat banjar. Demikian juga H. Ahmad Rivani Sekretaris Dewan Penasehat IKABRI Provinsi Riau berharap KBB RIAU bisa menjadi sarana untuk Bararakatan (merekatkan), Bapapadahan (saling menasehati) , Bakukumpulan (berhimpun) di Banua Riau. Dan banyak lagi tokoh banjar Riau yang mengemukakan pendapat serupa, mengapresiasi langkah DPP Ikabri tersebut. (rls/ard)