
post
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Pelaku pencurian dengan kekerasan di Desa Teluk Pantai, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) YN menyebutkan bahwa harta yang dirampas dari H Harun Usman dan Hj Aloh Mariana digunakan untuk kebutuah sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Yanto (Yn) suami Ijah (Ij) kepada awak media, Senin (6/4/15). "Kami belanjakan hasil curas untuk kebutuhan sehari-hari," kata Yanto Seperti dilansir redaksiriau.com, Selasa (07/04/15). Selain dibelikan kebutuhan sehari-hari, para pelaku juga sempat membelikan beberapa barang elektronik. "Kami belikan TV dan Kulkas," sebut Yanto yang didampingi Ijah sambil tertunduk. Yanto dan Ijah berhasil diamankan saat berada di kampung halaman mereka di Lhook Puuk, Kecamatan Panti Reja, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada Sabtu (4/4/15) pukul 01.30 Wib saat bekerja sama dengan Polres Pidie. "Mereka kami amankan dengan tanpa perlawanan," terang Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Zamrah. Untuk diketahui, curas ini terjadi pada Sabtu (28/3/15) kurang lebih pukul 03.00 Wib yang diduga kuat pelakukan merupakan buruh yang bekerja di rumah korban. Pasutri ini meregang nyawa akibat dijerat bagian leher oleh pelaku. Setelah korban meninggal pelaku menggondol sepeda motor Supra Fit warna merah BM 3394 GK, satu handphone Samsung, uang tunai Rp 23,5 juta dan cincin emas 5 mayam. (*)