 |
| Ribuan jemaat memenuhi lapangan Monas dalam Perayaan Paskah Bersama Nasional, 5 April 2015. (Beritasatu.com/Priska Sari Pratiwi) |
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Ribuan jemaat dari berbagai gereja di wilayah DKI Jakarta memenuhi lapangan Monas sejak pukul 04.30 WIB untuk memperingati 'Perayaan Paskah Bersama Nasional' bersama Pendeta Gilbert Lumoindong, Minggu (5/4) pagi. Sebagian besar dari mereka datang berkelompok dengan keluarga untuk mengikuti perayaan ini.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Hence Bulu menjelaskan, perayaan paskah bersama secara nasional ini merupakan yang pertama kali diadakan Bamagnas. "Baru diadakan tahun ini dan rencananya akan diadakan rutin tiap tahun," ujar Hence, Minggu (5/4).
Perayaan paskah ini, lanjutnya, sebagai bentuk peringatan kematian dan kebangkitan Kristus dalam memberi pengharapan untuk damai sejahtera, mukjizat, pemulihan, serta berkat. Sebab, saat ini bahaya disintegrasi bangsa Indonesia mulai terasa di mana mulai terlihat adanya jurang antara kaya dan miskin, jurang perbedaan suku, agama, dan golongan yang makin melebar.
Hence mengaku prihatin dengan banyaknya masyarakat yang saling kritik dan menghujat namun masih kurang yang mendoakan. "Di sini kami sebagai umat Kristiani ingin ambil peran sederhana untuk bersatu dan berdoa bagi bangsa ini," katana.
Perayaan ini juga dimeriahkan dengan penampilan paduan suara GBI Glow Fellowship Centre dan penyanyi Judika.
Selain dari jemaat gereja di wilayah DKI Jakarta, perayaan ini juga dihadiri Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Jaringan Doa Nasional (JDN), anggota TNI/Polri, Pemda DKI, dan DPRD DKI. Nantinya acara akan ditutup dengan long march dari lapangan Monas hingga Bundaran HI. (beritasatu)