Tambah Penghasilan, Gadis Cantik di Tembilahan Ini Jualan Ayam Potong

Senin, 30 Maret 2015

post

Riza Ulta Vina
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Pekerjaan yang digeluti para perempuan cantik hampir selalu diidentikkan oleh masyarakat kita dengan pekerjaan kantoran dan pekerjaan 'bersih' lainnya. Apalagi beberapa waktu belakangan masyarakat kita banyak dihebohkan dengan berita-berita mengenai perempuan-perempuan cantik dengan latar belakang profesi yang selama ini dianggap jarang 'disentuh' perempuan yang memilki paras cantik.

Sebut saja, pekerjaan sebagai penjual jamu, penjaga warung kopi, tempel ban, dan lain-lain. Fenomena perempuan cantik yang sering menjadi trending topik lantaran profesi yang dijalaninya dianggap berbeda dengan pilihan rata-rata perempuan yang berparas cantik.

Di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, ada seorang gadis berparas cantik yang sehari-hari sebagai penjual ayam potong. Wanita 23 tahun, anak ke dua dari empat bersaudara itu bernama Riza Ulta Vina yang akrab dipanggil Iza.

Iza saat ditemui tengah sibuk melayani para pembeli ayam potong di kediaman orangtuanya yang sekaligus menjadi tempat usaha ayam potong di Parit 6 Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau.

Tak tampak di paras gadis cantik ini rasa geli atau pun jijik saat mengambil ayam potong dari kandang untuk diberikan kepada para pembeli.

Gadis yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi semester akhir di Universitas Islam Indragiri Tembilahan, Jurusan Sistem Informasi ini, bercerita bahwa usaha yang telah dirintis orang tuanya selama lebih kurang lima belas tahun sangat membantu kehidupan keluarga mereka.

Awalnya usaha ini dibuka saat orangtua Riza yang berprofesi sebagai PNS guru di SMKN 1 Tembilahan mencoba membuat usaha untuk menambah penghasilannya sebagai guru dengan gaji yang tidak begitu besar. Apalagi harus membiayai empat orang anak yang semakin beranjak dewasa dan tentu memerlukan biaya pendidikan dan biaya hidup lainnya yang akan semakin besar pula.

Dari beberapa pilihan usaha akhirnya dipilih usaha sebagai pengepul ayam potong dengan pertimbangan permintaan akan ayam potong sangat tinggi, khususnya untuk kawasan Kota Tembilahan.

Awalnya ayam potong siap jual ini hanya dikumpulkan dari daerah-daerah terdekat seperti dari Inhu dan beberapa daerah lain di Riau. Kini suplai ayam potong tersebut sudah didatangkan dari lintas provinsi, seperti dari Jambi dan Sumatera Barat.

Transaksi yang awalnya hanya berkisar puluhan ekor per hari, kini bisa mencapai ratusan ekor yang siap didistribusikan kepada para pedagang ayam di seluruh kawasan Tembilahan.

Kerja keras yang dirintis orangtuanya sebagai pengepul ayam potong tersebut kini telah membuahkan hasil karena hampir dikenal oleh sebagian besar masyarakat Tembilahan, khususnya oleh para pedagang ayam.

Kondisi tersebut tidak membuat Riza berpangku tangan. Meskipun kini usaha pengepul ayam potong tersebut memilki beberapa karyawan, namun Riza sebagai anak perempuan satu-satunya dengan kesadaran tinggi merasa berkewajiban membantu usaha yang telah dengan susah payah dirintis dan dibesarkan orang tuanya itu, sekaligus sebagai bentuk baktinya kepada orangtua.

Ketika ditanya apa rencananya ke depan setelah tamat kuliah dan menjadi sarjana, Riza yang kini memutuskan memakai jilbab mengatakan ingin mengaplikasikan ilmu. "Iza ingin mengaplikasikan ilmu yang Iza tuntut di bangku perguruan tinggi sesuai bidangnya. Namun ilmu yang Iza pelajari bisa juga diterapkan ke sistem manajemen usaha yang lebih modern, jadi tetap bisa berguna untuk pengelolaan usaha yang berkesinambungan," ungkapnya ramah.

Apa yang disampaikan Riza, melalui pengamatan nampaknya cukup sesuai karena di bagian depan rumah terdapat mini office dengan perlengkapan seperti komputer dan lain-lain yang cukup memadai sebagai sarana pendukung kegiatan usaha.

Di tengah kondisi negara kita saat ini dimana ketersediaan lapangan kerja tidak cukup buat menampung tingginya angkatan kerja, ada baiknya kita tidak lagi memilih-milih pekerjaan, misalnya karena faktor tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, gengsi karena kelebihan fisik yang dimilki, dan lain-lain.

Apapun pekerjaan yang dijalani asal itu pekerjaan yang baik dan halal pasti akan memperkaya pengalaman pribadi setiap orang yang akan berguna suatu saat untuk masa depannya. (*)


Source artikel dan foto: riauposting.com