INHILKLIK.COM, TELUK PINANG - Penganiayan parah terjadi di Parit 50 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Inhil, Senin (7/11/2016). Akibatnya, seorang lelaki berinisial AY harus dibawa ke Puskesmas terdekat.
Bermula ketika pukul 09.00 WIB, ketika korban yang berusia 39 tahun itu sedang mencuci sepeda di belakang rumahnya. Tiba-tiba, ia mendengar suara gaduh di depan rumah.
Ia pun segera mencari asal suara itu, dan kemudian ia melihat ayahnya lagi bertengkar dengan lelaki berinisial ANT.
Melihat ANT mendorong ayahnya, ia pun langsung mendekati sang ayah, namun secara tiba-tiba, ANT langsung menikamnya memakai senjata tajam sejenis badik, sehingga mengakibatkan dirinya mengalami luka tusuk di bagian tengah hulu hati.
Setelah menyadari dirinya terluka, ia pun berlari ke dalam rumah dan pelaku kemudian meninggalkan tempat kejadian tersebut.
Karena kejadian itu, ia mengalami luka tusuk di bagian antara perut dan ulu hati, dengan ukuran panjang luka 0,8 cm dan kedalaman 1 cm.
Kapolsek GAS, AKP Dwi Yanto, Selasa (8/11/2016) malam menerangkan, pemicu pertengkaran pelaku dan ayah korban adalah permasalahan tanggul, dimana pagi itu pelaku datang hendak menagih uang pekerjaan membuat tanggul desa.
Dwi Yanto juga menambahkan, bahwasanya pelaku ANT yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu telah diamankan di Mapolres GAS.
Dan selembar baju tim sepakbola chelsea serta sebilah badik yang menjadi saksi di pagi berdarah itu pun turut diamankan oleh pihak kepolisian untuk barang bukti.
”Pelaku yang lagi berada di rumahnya ditangkap tanpa ada perlawanan, dan saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek GAS guna proses penyidikan lebih lanjut,” tukas AKP Dwi Yanto. (brC)