Sarah, Dokter Cantik dengan Tato Terbanyak di Dunia, Ini Foto-fotonya

Sabtu, 28 September 2019

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Apa yang ada di benak Anda tentang seorang dokter? Mungkin akan terlintas bahwa dokter itu merupakan orang yang menjaga penampilan, rapi, ramah, serta hal positif lainnya.

Tapi, seorang dokter perempuan di Adelaide, Australia, Sarah Gray, justru ingin mengubah stereotype pada dokter. Dia dijuluki sebagai dokter bertato paling banyak di dunia.

Hampir seluruh tubuh dokter ahli bedah tulang berusia 31 tahun itu bertato, dari kepala hingga jari kaki.

Sarah bersikeras penampilannya tidak memengaruhi cara pandang orang, terutama pasien, terhadapnya. Dia bertekad menghapus pandangan umum tentang seperti apa seorang tenaga medis seharusnya.

"Jika Anda percaya diri dan kompeten dalam pekerjaan, seharusnya tidak masalah seperti apa penampilan Anda. Saya hanya berusaha menjadi diri sendiri dan masih bisa bekerja di profesi medis," ujarnya, dikutip dari Sunrise, Jumat (27/9/2019).

Meski berpenampilan seperti itu, Sarah punya prestasi di kalangan medis Australia. Dia merupakan salah satu petugas medis muda paling cerdas di Australia.

Lebih lanjut Sarah mengungkapkan bahwa tato ini juga menjadi media untuk mendekatkan dirinya dengan pasien, terutama orang yang lebih muda.

"Saya menjadikan ini sebagai pokok bahasan yang baik, terutama banyak pasien generasi muda," ujarnya.

Lahir dan dibesarkan di Adelaide, Sarah memiliki tato pertamanya saat berusia 16 tahun. Kecintaannya pada tinta menjadikan seni melukis tubuh itu juga sebagai ladang bisnisnya. Bersama suami, Matt, dia memiliki salon tato The Grim Reaper.

Namun Sarah pernah mengalami pengalaman buruk karena tatonya. Dia terpaksa keluar dari restoran karena staf tak suka dengan penampilan dan menolak melayaninya.

Meski demikian, dia mengklaim teman-teman di rumah sakit dan pasien memaklumi dan bisa menerima penampilannya.

"Di tempat kerja saya tidak diperlakukan berbeda karena tubuh saya penuh warna. Baik pasien dan dokter senior memperlakukan saya secara adil," tuturnya.

Sumber: iNews.id