
INHILKLIK.COM, SERGAI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar silaturahmi dengan Tokoh Pemekaran Kabupaten Sergai dalam rangka Hari Jadi Sergai ke-16 Tahun, bertempat di Ruang Rapat umum DPRD Sergai, Selasa (7/1) sore.
Ketua DPRD Sergai, dr M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai sarana silaturahmi usai dilantiknya DPRD beserta pimpinannya pada bulan lalu.
Hari ini adalah hari jadi Kabupaten Sergai yang ke-16, dan tanpa adanya perjuangan dari para tokoh pemekaran tidak akan ada Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini, ungkapnya.
Lanjut Riski, kami DPRD Sergai masa jabatan 2019-2024 memohon petunjuk dan saran serta masukan dari para sesepuh pemekaran agar kami dapat melanjutkan perjuangan menjadikan daerah yang aman, tenteram dan sejahtera.
Dengan sinergitas dari pemerintah dan legislatif maka akan dapat segera tercapai cita-cita para tokoh pemekaran untuk daerah yang kita cintai ini, tandasnya.
Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya menuturkan jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sebab jangankan sejarah daerah kita ini, bahkan sejarah bangsa masih ada yang belum banyak diketahui orang.
Saya berharap harus ada disetujuinya Perda Penyusunan Tim Pencatat Sejarah Kabupaten Sergai guna menyelamatkan catatan sejarah yang nantinya akan disampaikan kepada generasi penerus kita, ujarnya.
Ditambahkan Bupati Soekirman, bisa dengan kita bangunkan monumen yang mencatat nama-nama tokoh pemekaran sebab para tokoh pemekaran, dirinya yakin ikhlas dalam memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Sergai ini dan nantinya menjadi kebanggaan keturunan tokoh pemekaran tersebut.
Supaya generasi kita mendatang mengerti tentang sejarah, dan saya yakin Kabupaten ini akan makmur dan sejahtera sehingga nantinya perjalanan sejarah kabupaten ini mulai dari lahir hingga makmur sejahtera dapat diketahui masyarakat Sergai khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, tutup Bupati.
Sementara itu, Tokoh Pemekaran Sergai, H. OK David Purba menyampaikan semoga dalam pertemuan hari ini ada manfaatnya bagi kita semua.
Bahwa sejarah Kabupaten Sergai ini terbentuk adalah pemekaran dari Kabupaten Deli Serdang.
Proses pemekaran ini tidaklah mudah dan penuh perjuangan yang panjang dan melelahkan.
Kami tidak pernah mengambil keuntungan apapun dalam perjuangan pemekaran Kabupaten Sergai ini dan melakukannya dengan hati yang ikhlas. Namun satu harapan kami, agar persoalan politik jangan dicampur adukkan dengan penyampaian sejarah yang nantinya akan kita susun dalam sebuah buku yang akan menjadi referensi sejarah bagi anak cucu kita, kata David Purba.
Lanjutnya, kami selalu mendukung pemerintahan, dan legislatif dengan sepenuh hati walau dengan usia yang semakin bertambah ini. Bukan hanya kami yang bersyukur, namun hendaknya kita semua selalu bersyukur kepada Allah atas pembangunan yang telah terlaksana didaerah kita ini.
Semoga tugu atau prasasti perjuangan pemekaran Kabupaten Sergai dapat segera terwujud sehingga perjuangan para tokoh pemekaran selalu dikenang, diingat dan dihargai oleh kita dan anak cucu kita, pungkasnya.
Usai pertemuan dilakukan penyerahan cenderamata kepada para tokoh pemekaran Kabupaten Sergai.