
post
INHILKLIK.COM, BOGOR - Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) lanjutan yang digelar di Bogor, Rabu-Kamis (11-12/2/2015), berakhir dengan terpilihnya Bahlil Lahadalia sebagai ketua umum organisasi pengusaha muda terbesar di ASEAN itu untuk masa bakti 2015-2017. Terpilihnya Bahlil setelah melalui pertarungan suara yang ketat. Seperti diketahui, Munas HIPMI kali ini diramaikan dengan tiga kandidat ketua umum yang bersaing ketat merebut suara dari daerah. Ketiga kandidat ketua umum itu adalah Bayu Priawan Djokosoetono yang sekarang menjabat sebagai bendahara umum HIPMI, Andhika Anindyaguna yang menjabat wakil sekretaris jenderal, dan Bahlil Lahadalia yang menjabat ketua bidang infrastruktur dan properti. Bayu adalah Chairman Grup Blue Bird, Andhika adalah presiden direktur PT Sugih Energy Tbk, dan Bahlil adalah CEO PT Rifa Capital. Pertarungan super ketat terjadi antara Bayu dan Bahlil. Saat pemungutan suara, tak ada keunggulan mutlak yang diraih oleh tiga kandidat. Bayu mendapatkan 82 suara, Bahlil 81 suara, dan Andhika 1 suara. Sesuai aturan, pemungutan suara dilanjutkan ke putaran kedua. Putaran kedua hanya diikuti oleh dua peraih suara terbanyak, yaitu Bayu dan Bahlil. Bahlil akhirnya menang dengan perolehan 85 suara, sedangkan Bayu 79 suara. Pemungutan suara berakhir hingga Kamis dinihari (12/2). "Ini kemenangan bersama. Ke depan HIPMI perlu terus meningkatkan kualitas programnya agar menjadi wadah yang tepat bagi pengusaha muda dalam menghadapi persaingan global," kata Bahlil. Untuk informasi, Munas HIPMI di Bogor hari ini merupakan Munas "lanjutan". Munas HIPMI sebelumnya digelar pada 12-13 Januari 2014 di Bandung, Jawa Barat. Namun, Munas di Bandung berjalan cukup panas dan akhirnya ditunda karena para peserta tak menemui kesepakatan dalam sejumlah hal. Persaingan ketat yang terjadi antarkandidat ketua umum membuat jalannya Munas di Bandung berlangsung panas. Bahkan, sempat terjadi kericuhan kecil seperti aksi lempar botol dan kursi. Munas HIPMI di Bandung memutuskan ada sidang lanjutan karena suasana sudah tak kondusif. Hal ini tercatat sebagai Munas HIPMI pertama yang sampai harus ditunda. Munas lanjutan di Bogor hari ini diikuti oleh seluruh perwakilan HIPMI se-Indonesia. Bedanya dengan Munas di Bandung, tak semua peserta peninjau boleh mengikuti Munas. Jumlah perwakilan dibatasi untuk meminimalisasi gesekan. (Kabarbisnis)