Kasihan ya Masyarakat Tembilahan, Harus Rela 'Gelap-gelapan'

Rabu, 11 Februari 2015

post

Ilustrasi/Sindonews.com
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Semenjak tiga unit mesin PLN Tembilahan mengalami kerusakan, pemadaman bergilir di Kota Tembilahan dan sekitarnya masih berlangsung hingga hari ini.

Pemadaman bergilir tersebut belum bisa diprediksi kapan akan bisa dihentikan karena perbaikan sejauh ini masih berlangsung, dan kemungkinan adanya kerusakan baru pada unit mesin yang lain menambah kekhawatiran.

''Sejauh ini kita tetap mengupayakan selesainya perbaikan tiga unit mesin yang sedang rusak, namun kapan pamadaman bergilir akan dihentikan tidak bisa kita prediksi,'' ungkap Manajer PLN Tembilahan, Budi Warman, Selasa (10/2/15).

Pasalnya, kata Budi, akibat kekurangan daya sampai 4 MW akibat kerusakan tersebut, pihaknya juga mengkhawatirkan munculnya kerusakan baru pada unit mesin lain karena kelabihan beban.

''Dari 23 unit mesin yang ada dengan jumlah 12, 5 MW, saat ini tiga unit mesin masih rusak dan sedang diperbaiki, sehingga kita kekurangan daya sampai 4 MW ketika beban puncak, padahal jikapun semua mesin bisa beroperasi kita juga masih kekurangan daya karena beban puncak 13, 2 sedangkan kekuatan mesin semuanya hanya 12,5 MW,'' jelasnya.

Namun sebuah harapan disampaikan Budi, bahwa pihaknya tengah menantikan hadirnya mesin baru dengan kekuatan 4 MW di PLN Tembilahan. ''Pengadaan mesin baru dengan kekuatan 4 MW sedang dalam proses, saat ini kita tengah membangun pondasi untuk mesin tersebut, mudah-mudahan secapat terealisasi,'' kata Budi.  (Riautrust)