 |
| Ilustrasi/Int |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjamin tidak ada apel asal Amerika yang terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes beredar di Negeri Seribu Parit. Dua jenis apel diduga berbakteri telah ditarik dari pasaran.
"Kita bersama Balai POM Dinas Kesehatan Indragiri Hilir sudah turun mencek langsung ke pasar. Kami pastikan apel berbakteri tidak ada diperdagangkan di pasaran," ujar Kepala Disperindag Inhil, Drs H Pahrolrozy, Selasa (3/2), di Tembilahan seperti dimuat Halloriau.
Pahrolrozy menjelaskan, ada dua jenis apel asal Amerika yang biasa dijual di Inhil yakni Granny's Best dan Big B. Apel tersebut diproduksi Bidart Bros, Bakersfield, California, dengan kode produksi Ca 93312.
"Kedua jenis apel tersebut berbahaya untuk dikonsumsi karena diduga mengandung bakteri. Menyikapi hal itu, kami bersama Balai POM Dinas Kesehatan langsung mengecek ke lokasi penjualan buah," papar Pahrolrozy.
Diungkapkan Pahrolrozy, apel Granny's Best dan Big B masuk ke Kota Tembilahan melalui Pekanbaru dan Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Namun sejak beberapa waktu lalu, apel itu sudah ditarik kembali dari pasaran. "Pengiriman apel itu tidak ada lagi ke Tembilahan," ucapnya.
Seperti diketahui, bakteri listeria monocytogenes berbahaya bagi kesehatan manusia. Bakteri itu bisa menyebabkan infeksi serius dan fatal pada bayi, anak-anak maupun dewasa. (Halloriau)