Kebun Kelapa Rusak Parah, Warga Concong Minta Perhatian Pemkab Inhil

Jumat, 06 Februari 2015

post

Ilustrasi Kebun Kelapa / Foto: Int
INHILKLIK.COM, CONCONG - Hingga kini, kondisi perkebunan kelapa dalam di Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sangat memprihatinkan. 

Pasalnya, intrusi air laut belum juga teratasi. Saat musim air pasang dalam, hampir seluruh perkebunan kelapa milih warga setempat digenangi air.

"Sejauh ini, kerusakan perkebunan kelapa warga sangat memprihatinkan, karena air pasang yang kini sudah memasuki lahan-lahan perkebunan kelapa milik warga," kata Kepala Desa Sungai Berapit, Edy Yanto, kemarin.

Oleh karena itu, Edy meminta kepada pemerintah daerah untuk dapat sesegera mungkin membuatkan tanggul pengaman, sebagai upaya menghalangi masuknya air ke perkebunan kelapa dalam milik warga.

"Desa Sungai Berapi ini adalah penghasil kelapa dalam terbesar di sini. Jadi, kami berharap kepada Pemkab Inhil melalui dinas terkait, untuk dapat membantu membangunkan tanggul mekanik, guna menghadang air pasang yang hari ini sudah memasuki kebun warga," tambahnya.

Selanjutnya, Edy juga berharap kepada Pemda Inhil, untuk memberikan perhatian khusus karena sudah ada penyampaian dari dinas perkebunan dan konsultan yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut dan ditambah lagi kedua pihak tersebut juga telah meninjau langsung ke lapangan, dan jika lambat ditangani, berkemungkinan besar dalam jangka waktu dua tahun kebun kelapa didaerah tersebut akan hancur.

"Direncanakan sebesar 25 kilometer sudah disurvei ke lokasi dan ukuran
tersebut sangat diperlukan untuk masyarakat sesuai dengan apa yang
sudah dialokasikan oleh Pemkab Inhil," imbuhnya. (Kapurnews)