264 Longsor Terjadi di Jabar Selama 2014

Senin, 02 Februari 2015

post

INHILKLIK.COM, BANDUNG - Selama 2014, berbagai bencana terjadi di Jawa Barat. Total tercatat ada 663 bencana alam yang tersebar di berbagai wilayah di provinsi itu.

Dari jumlah tersebut, bencana longsor paling dominan terjadi yaitu sebanyak 264 kali. Bencana dengan jumlah terbanyak berikutnya masing-masing kebakaran 163 kali, puting beliung 115 kali, banjir 112 kali, dan sembilan kali gempa bumi.

"Selama 2014, kejadian bencana di Jawa Barat yang terjadi itu didominasi longsor," kata Roganda, operator Pusat Pengendalian Data dan Operasional BPBD Jawa Barat, Senin (2/2/2015).

Secara geografis, di Jawa Barat memang banyak terdapat kawasan rawan longsor, di antaranya, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Sukabumi, dan Bogor.

Sementara dari 663 bencana di Jawa Barat, ada 76.241 rumah yang terdampak. Sebanyak 111 rumah tercatat hancur, 1.296 rusak berat, 2.266 rusak ringan, 7.972 terancam rusak, dan 62.136 rumah terendam.

Sarana lain yang terdampak yaitu 118 sekolah, 145 tempat ibadah, 112 sawah, 22 fasilitas umum, dan 13 lahan. Jumlah penduduk yang terdampak pun cukup banyak yaitu 13.325 KK atau 127.014 jiwa.

Dari jumlah itu, tercatat 2.688 KK atau 14.237 jiwa sempat mengungsi, 29 orang meninggal, 138 orang luka-luka, dan tiga orang dinyatakan hilang.

"Tapi jika dibandingkan dengan 2014, bencana 2014 sebenarnya mengalami penurunan," jelas Roganda.

Pada 2013, tercatat ada 498 kejadian longsor, 211 kebakaran, 184 angin puting beliung, 19 gempa bumi, dan 391 banjir. Dari jumlah itu, 150 rumah hancur, 1.866 rumah rusak berat, 3.373 rumah rusak sedang, 5.737 rusak ringan, 2.411 rumah terancam, dan 68.596 rumah terendam.

Sarana lain yang terdampak akibat bencana itu ada 83 sekolah, 138 tempat ibadah, 3.692 sawah, 145 fasilitas umum, dan empat daratan. Sementara penduduk terdampak ada 669 KK atau 200.123 jiwa, 25.218 jiwa mengungsi, 75 orang meninggal dunia, 92 orang luka-luka, dan dua orang dinyatakan hilang. (Okezone)