Tak Ada Lagi Istilah Lulus dan Tidak Lulus di UN 2015

Jumat, 23 Januari 2015

post

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Ujian Nasional (UN) tetap dilaksanakan tahun ini. Hanya saja tidak seperti tahun sebelumnya, tahun ini UN bukanlah satu-satunya indikator kelulusan.

Hal tersebut disampaikan Mendikbud Anies Baswedan dalam jumpa pers di kantornya, Jl Jend Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2015). UN hanya satu dari 8 Indikator yang bisa menjadi rujukan kelulusan.

"Kita tidak bisa menilai kinerja mutu pelayanan pendidikan semata-mata karena 1 indikator. Ada 8 standar pendidikan, UN hanya salah satu dari indikator itu," ujar Anies.

Anies menjelaskan tak ada istilah lulus tidak lulus dalam pelaksanaan UN tahun ini. Adanya nilai capaian. Apakah setiap siswa sudah memenuhi nilai standar tersebut atau tidak.

"Saya ingin meluruskan, tidak ada lulus dan tidak lulus, adanya angka sudah mencapai atau belum. Jadi di situ letak perbedaannya. Hasil menilai jadi alat untuk belajar," jelas Anies, dikutip Detik.

"Bukan sekedar menguji hasil belajar, tapi juga bagian pembelajaran. Ini dipercayakan kepada sekolah untuk menilai siswa secara lengkap. Hasil UN bisa untuk orang tua mengetahui posisi anak dibanding rata-rata sekolah maupun rata-rata nasional," imbuhnya. (Halloriau)