Setiap Ramadan Pemdaman Listrik Sering Terjadi di Tembilahan, Ini Tanggapan PLN

Kamis, 22 April 2021

Manager UP3 Rengat memeriksa Unit PLTU Tembilahan yang gangguan.

INHILKLIK.COM TEMBILAHAN - Pemadaman bergilir terpaksa dilakukan oleh PLN Cabang Tembilahan akibat terjadinya gangguan pada pembangkit di PLTU parit 21 Tembilahan. Hal ini kembali menimbulkan banyak keluhan masyarakat, kenapa setiap bulan ramadhan listrik sering padam. 

"Memang PLN diingat jika mati lampu, " kata Manager PLN UP3 Rengat, Beny Indra Praja sambil tersenyum saat menanggapi pertanyaan wartawan, Rabu malam (21/04/2021).

Dikatakan Benny,  PLN berkeeja keras agar selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.  Pemadaman listrik dilakukan karena ada gangguan baik internal maupun eksternal hingga pelayanan tidak bisa diberikan maksimal. 

"Gangguan pembangkit listrik di PLTU seperti yang terjadi saat ini sama-sama tidak kita inginkan. Gangguan sehingga pembangkit listrik berkapasitas 14 MW yang selama ini menyuplai sebagian besar pelanggan terhenti," jelas Benny

Saat ini,  penyuplai yang tersedia di PLTD Parit 4 hanya mampu menyuplai listrik sebesar 11,3 MW. 

" Dengan demikian PLN defisit daya sekitar 6-9 MW.  Untuk mengatasi itu, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan agar masyarakat bisa menerima suplai listrik secara merata, ". 

"Ditargetkan proses perbaikan di PLTU selesai pada Sabtu 24 April mendatang. Kami minta maaf atas terjadinya gangguan ini, semoga proses perbaikan berjalan lancar dan listrik di Tembilahan dan sekitarnya kembali beropasi normal lagi, " imbuhnya. (*)