
post
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Kabupaten Indragiri Hilir merupakan wilayah di Riau yang paling tinggi tingkat bencana kebakaraan. Dari sekian banyak kasus kebakaran mayoritas disebakan oleh hubungan arus pendek listrik. Untuk meminimalisir terjadinya kebakaran tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir menghimbau kepada seluruh masyarakat Inhil agar berhati-hati terhadap hal-hal yang berhubungan dengan listrik, mengingat banyaknya kebakaran yang terjadi di inhil ini dikarenakan konsleting listrik. "Kami selalau himbau masayarakat untuk berhati-hati terhadap listrik bahkan himbauan kami telah kami sampaikan ke kecamatan," ungkap sekretaris BPPD Inhil Hapriyond kepada Inhilklik.com, Kamis (08/01/2014). Dilanjutkan Hafriyond sebagai langkah kongkrit untuk menanggapi masalah kebakaran yang terjadi di kecamtan-kecamatan, masing-masing kecamatan sudah punya 1 unit mesin pemadam kebakaran. Pada tahun 2015 ini BPPD Inhil aka merealisasikan sekitar 15 - 20 Desa untuk memiliki mesin pemadam kebakaran sendiri. "Insyallah pada 2015 ini akan segera kita realisasikan sekitar 15 atau 20 desa masing-masing Desa 1 unit mesin pemadam kebakaran, dan untuk di ibu kota Kabupaten insyallah 2015 ini akan ada 1 unit pengadaan alat pemadam kebakaran lagi," tambahnya. Terkait alat pemadam kebakaran untuk mengatasi permasalahan bencana kebakaran yang terjadi di ibu kota kabupaten kita memiliki 6 Mobil pemadam kebakaran, namun dari enam yang ada, hanya dua yang busa beroperasi secara normal.tersebut yang bisa beroperasi secara normal. (Adit)