PATUT DIAPRESIASI,! Warga Sergai Buat Pesawat Aeromodelling

Sabtu, 18 September 2021

INHILKLIK .COM, SERGAI | Siapa sangka seorang pria yang bekerja sehari-sehari sebagai buruh bangunan bernama Suherman (34) yang bertempat tinggal di Gang Ali, Kelurahan Melati I, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, mampu membuat sebuah pesawat aeromodelling.

Sedikit informasi, aeromodelling adalah suatu kegiatan yang mempergunakan sarana miniatur (model) pesawat terbang untuk tujuan rekreasi, edukasi, olahraga dan bisnis.

Saat wartawan menyambangi rumah Suherman, ia mengatakan sudah ada sekitar satu tahunan ia menekuni membuat pesawat aeromodelling. 

Pengakuannya dahulu awalnya ia seorang pembuat miniatur sepeda motor.

"Nama pesawatnya ini aeromodelling. Untuk bahannya ini body kitnya dari box buah dilapisi lakban, rodanya dari sandal jepit ditambah elektrik-elektrik dan remotnya beli di online,"kata Suherman, Jumat (17/9/2021) kemarin.

Komponen yang ada di dalam pesawat aeromodelling yaitu, motor brushless, esc, dan komponen-komponen ini hampir mirip dengan komponen untuk membuat robotik dan drone.

Ditanya kesulitan membuat pesawat aeromodelling, Suherman mengatakan, pada saat merakit elektriknya, dan harganya juga cukup mahal. 

Selain itu, kesulitan lainnya pada saat mencari scalenya atau bodynya agar kelihatan seperti pesawat aslinya. 

Sedangkan, dibagian sayapnya, perlu perhitungan yang akurat dan yang paling utama di Centre Gravitasi (CG).

"Cara kerjanya dengan pesawat yang beneran hampir sama, cuma di mesinnya saja yang beda,"papar Suherman. 

Sementara itu, lanjutnya, biaya yang dihabiskan untuk membuat satu unit pesawat aeromodelling bisa sampai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

"Sudah ada yang pernah beli, tapi hanya body kitnya saja, tidak sama mesin-mesinnya bang. Harganya sekitar 800-900 ribuan. Ukurannya sama dengan pesawat Lion Air yang saya buat ini,"bilangnya lagi. 

Sedangkan, jika ada pembeli yang ingin membeli sekalian dengan mesinnya, harganya bisa sampai Rp 3 juta lebih.

"Saya belajar membuat pesawat ini dari grup Facebook, dan di Youtube lah. Kalau untuk pembuatan pesawatnya dengan ukuran yang seperti ini, bisa menghabiskan waktu sekitar satu minggu,"katanya. 

Disinggung kenapa jenis Lion yang dibuatnya, Suherman menuturkan, karena pesawat Lion yang nyata sering lewat di atas rumah miliknya.

"Karen sering lewat pesawat Lion yang asli di atas rumah, jadi kepikiran untuk memberi nama pesawat yang saya buat ini Lion juga. Cuma pesawat Garuda juga ada,"ungkap Suherman sambil tertawa. 

Dengan keahlian yang dimiliki Suherman, masyarakat sekitar juga merasa terhibur. 

Hal ini dapat dilihat pada saat ia menerbangkan pesawat aeromodelling, kerap masyarakat berkumpul untuk menyaksikannya.

"Tentu dengan adanya pesawat aeromodelling yang saya buat ini, mereka terasa terhibur,"ujarnya.

Sempat terbenak dipikiran Suherman untuk membuat pesawat yang asli. Tetapi untuk saat ini, ia masih dikelas hobi saja dulu.

Untuk daya tahan baterainya, jika dimainkan secara normal bisa bertahan hingga tujuh menit. 

"Tujuh menit tahan bang, batrainya, batrai cas,"kata Suherman. 

Soal ketinggian terbangnya, pesawat aeromodelling milik Suherman bisa mencapai 500 meter dan jarak tempuhnya sejauh 500 meter juga. 

"Kita juga enggak berani main tinggi-tinggi bang, karena mengganggu situasi terbang pesawat asli, jadi kita main di ketinggian 100 meter saja. Untuk main kayak gini, yang pertama diutamakan keamanan," ujar Suherman. 

Suherman juga berharap, untuk kedepannya mudah-mudahan ada generasi muda yang kreatif dan bisa membuat pesawat aeromodelling seperti yang sudah dirinya buat.

"Agar teknologi kayak gini tidak ketinggalan dengan negara-negara luar. Saya pribadi kedepannya akan menyempurnakan pesawat Aeromodelling yang sudah saya buat," ucap Suherman.
 
Pesawat aeromodelling yang dibuat Suherman, berjenis Boeing.

"Untuk airbus kedepan akan coba dibuat. Di rumah juga ada model pesawat jet, cesna, dan pesawat siluman,"tutup Suherman.

Sementara itu, Lurah Melati I Perbaungan, Erwinsyah Azri Siregar mengatakan, dirinya pribadi sangat memberikan apresiasi yang tinggi untuk keahlian dan kreatifitas yang dimiliki Suherman. 

"Pak Suherman bisa membuat tiruan atau replika dengan keterbatasan dana dia mampu buat yang seperti ini,"kata Erwinsyah.

Pihak Kelurahan juga akan terus mensupport Suherman dalam pengembangan membuat pesawat aeromodelling.

"Kemarin pak Suherman juga sudah mendapat bantuan UMKM, kemudian kita surati Dinas Koperasi, bidang UMKM untuk mensupport dan memperhatikan pengembangan kreatifitas beliau ini," tutup Lurah.

[*]