
INHILKLIK.COM, SERGAI - Rusaknya ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Medan-Tebingtinggi, tepatnya di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, membuat pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor, sering hilang keseimbangan hingga terjatuh.
Seorang pengendara sepeda motor bernama Bambang (46) mengatakan, badan jalan yang bergelombang mirip ombak lautan hingga ratusan meter panjangnya, membuat pengguna jalan ekstra berhati-hati saat melintas.
"Jalannya sangat meresahkan sekali bagi pengguna jalan, mau ambil bagian pinggir aja agak ada timbul was-was takut terjatuh, sudah ada tiga tahunan kek gini," ujar Bambang, Selasa (22/2/2022).
Lanjutnya, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang bergelombang ini, kondisinya sudah bertahun-bertahun.
"Sudah hampir tiga tahunan lah ya, dan makin parah sejak satu tahun belakangan ini," ujar Bambang.
Bahkan banyak pegendara termasuk Bambang, tak berani melintas di pinggiran badan jalan tersebut.
"Kondisinya sangat membahayakan, dapat membuat pengguna jalan terjatuh. Saya pun pelan-pelan saat melintas, karena kadang keseimbangan sepeda motor tak stabil," ujar Bambang.
Ia juga menilai, kualitas aspal yang buruk dan juga karena tekanan dari angkutan yang melintas miliki tonase yang cukup berat, sehingga membuat Jalinsum ini bergelombang.
Pengguna jalan lainnya bernama Rizky mengatakan kondisi gelombang di Jalinsum ini bisa mencapai ketebalan atau tinggi hingga 10 sentimeter.
Ia juga menambahkan, banyak pengguna jalan yang jatuh akibat melintas di sekitar gelombangan aspal tersebut.
"Bukan di pinggiran saja, di tengahnya juga bergelombang ini," katanya.
Oleh karena itu, Bambang dan Rizky juga berharap Pemerintah Provinsi Sumut untuk segera memperbaiki jalan yang bergelombang ini agar tidak menimbulkan banyak korban lagi.
"Kalau pun diperbaiki, tolong lah kualitas aspalnya di perhatikan lagi, agar tidak bergelombang seperti ini lagi, karena sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas Jalinsum,"tutupnya.