Ini 10 Transfer Januari Terburuk Sepanjang Masa

Sabtu, 03 Januari 2015

post

Striker Liverpool, Andy Carroll, usai membobol gawang Everton (REUTERS/Phil Noble)
INHILKLIK.COM  - Pembelian seorang pemain pada bursa transfer Januari utamanya untuk memperkuat skuad menghadapi setengah musim terakhir. Tapi, bagaimana kalau transfer itu malah berbuah petaka?

Tidak jarang klub membeli sosok yang salah sehingga gagal mendapatkan efek yang diharapkan. Berikut 10 pembelian bursa transfer Januari yang pasti disesalkan, versi Soccerway:

10. Julian Faubert (West Ham ke Real Madrid)
Transfer yang terjadi pada 2009 ini sangat tidak penting bagi Madrid. Momen terbaik Faubert saat tertidur di bangku cadangan di pertandingan lawan Villarreal. Fans Madrid cukup terhibur dan membentangkan spanduk "Terima Kasih untuk Segalanya" pada akhir masa pinjamnya.

9. Daniel Fonseca (Juventus ke River Plate)
Menandatangani kontrak pada pramusim bersama River Plate. Namun, Fonseca tidak pernah tampil satu laga kompetitif pun bersama klub Argentina tersebut. Bahkan, kontraknya batal sebelum liga bergulir.

8. Andrei Arshavin (Zenit St Petersburg ke Arsenal)
Diboyong dengan harga 15 juta Pound, gelandang Rusia ini menjadi rekor pembelian tertinggi Arsenal pada 2009. Karir Arshavin di London hanya bertahan empat tahun sebelum "pulang kampung".

7. Antonio Cassano (Roma ke Real Madrid)
Memiliki pola makan buruk dan masalah berat badan menghantui karir Cassano di El Real, padahal dibeli seharga 30 juta Euro pada 2006. Dipinjamkan satu tahun kemudian dan tak pernah kembali lagi.

6. Kostas Mitroglou (Olympiakos ke Fulham)
Penyerang Yunani ini terus dikaitkan dengan beberapa klub Premier League tahun lalu, tapi Fulham yang mendapat tanda tangannya. Gagal bersaingnya Mitroglou karena masalah kondisi fisik sepertinya membuat Fulham menyesal, karena akhirnya terdegradasi.

5. Breno (Sao Paulo ke Bayern Munich)
Menjadi salah satu transfer paling tragis di daftar ini. Breno tak pernah tampil untuk Die Bavarians setelah berkutat dengan cedera. Akhirnya, pria Brasil ini masuk penjara ketika membakar rumahnya sendiri.

4. Christopher Samba (Anzhi ke Queens Park Rangers)
Didatangkan QPR seharga 12,5 juta Pound untuk membantu mereka keluar dari zona degradasi. Sayang, penampilan Samba kurang ciamik sehingga QPR terdegradasi. Bek ini pun pergi begitu saja.

3. Klaas-Jan Huntelaar (Ajax Amsterdam ke Real Madrid)
Salah satu pembelian yang paling tidak direkomendasikan untuk sepanjang sejarah karena Madrid tak bisa gunakan jasanya di skuad Liga Champions. Huntelaar hanya bertahan enam bulan saja.

2. Andy Carroll (Newcastle United ke Liverpool)
Tak peduli seberapa besar karir Carroll di masa depan, yang jelas penyerang ini tak bisa menghadapi tekanan transfer besar (35 juta Pound) yang terjadi pada hari terakhir transfer tahun 2011. Penyerang jangkung ini tampil mengecewakan dan terbuang ke West Ham United.

1. Fernando Torres (Liverpool ke Chelsea)
Setelah penampilan yang naik-turun bersama Liverpool, Torres menjadi rekor transfer Premier League pada Januari 2011. Tiga tahun bersama Chelsea, Torres mandul. Dilepas ke AC Milan, nasib pria Spanyol ini pun tetap sama dan hanya bertahan setengah musim. Torres pun dipulangkan ke Atletico Madrid. Transfer paling gagal sepanjang masa. (Viva)