
post
INHIKKLIK.COM, PEKANBARU - Sejumlah warga yang merayakan pergantian tahun baru di Pekanbaru, Riau berharap mereka bebas asap pada 2015. Riau kerap diselimuti asap dari kebakaran hutan dan lahan, seperti yang terjadi pada 2014. "Sudah banyak sekali upaya yang dilakukan sejumlah pihak, bahkan Presiden Jokowi dan Pak SBY sampai ke Riau hanya untuk memantau api. Jadi, mudah-mudahan, tahun depan tidak ada lagi karhutla di Riau," kata salah seorang warga, Monalisa, di Pekanbaru, Kamis (1/1). Akibat adanya kebakaran hutan dan lahan Riau yang terjadi hampir setiap tahun, menurut dia telah banyak memberikan dampak negatif, baik secara ekonomi maupun kesehatan. Sebenarnya, kebakaran hutan dan lahan itu tidak harus terjadi, jika semua elemen bergerak dan bersama-sama mengantisipasinya. "Jika pemerintah, aparat, masyarakat dan pihak berwenang lainnya bersama merapatkan barisan untuk mengantisipasinya, maka kebakaran hutan yang terus terjadi akan bisa dihindari," katanya. Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Doni, yang menyebutkan bahwa Karhutla bukan sesuatu yang mustahil untuk ditiadakan. "Kebakaran hutan itu terlihat, penyebabnya jelas, lalu kenapa harus terjadi berulang kali. Jadi, saya harap tahun ini tidak ada lagi Karhutla," ujar Doni. (Rimanews)