
post
INHILKLIK.COM, PEKANBARU —Defisit listrik yang terjadi di Riau membuka peluang tersendiri bagi perusahaan asing untuk melakukan investasi sektor kelistrikan, agar mampu memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga.
Irhas Irfan, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau, mengatakan sudah ada perusahaan asal Korea Selatan yang menyatakan komitmennya membangun pembangkit listrik dengan kapasitas besar di Riau. Listrik dari pembangkit itu diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pabrik di kawasan industri yang sedang dikembangkan.
“Kami belum dapat menyebut perusahaannya, karena masih menyelesaikan perizinan dan perjanjian jual beli listrik dengan PLN ,” katanya di Pekanbaru, Minggu (19/10/2014).
Irhas menuturkan pihaknya menyiapkan lokasi di sekitar kawasan industri yang sudah ada saat ini. Pasokan listrik itu diharapkan mampu menggenjot jumlah investor yang mau mengembangkan industrinya di Riau.
Menurutnya, pembangkit tersebut akan menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi utamanya. Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi penggunaan energi fosil, dan mengembangkan energi bersih yang ramah lingkungan. (Bisnis)