
INHILKLIK - Penjabat Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (SETDA) Inhil, Junaidi Ismail, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Inhil, kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024 secara virtual pada Senin, 4 November 2024. Kegiatan ini berlangsung di ruang Coaching Clinic Dinas Komunikasi, Informatika, Persiadian, dan Statistik (Diskominfopers) Kabupaten Inhil.
Rakoor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya pemerintah perangkat daerah (Pemda) dan TPID dalam menjaga stabilitas inflasi di wilayah masing-masing.
“Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Jika ada daerah yang masuk kategori inflasi tinggi, tolong segera mengambil langkah untuk rapat koordinasi internal di daerah,” ujar Tito Karnavian.
Mendagri juga mengapresiasi kepala daerah dan TPID yang telah berhasil mengendalikan inflasi di wilayahnya. Namun beliau mengingatkan agar daerah yang masih tergolong memiliki angka inflasi tinggi segera melakukan langkah antisipasi guna mencegah terjadinya lebih lanjut.
Sekadar informasi, emas perhiasan, daging ayam ras, dan bawang merah merupakan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada oktober 2024.
Dengan adanya Rakoor ini, TPID Inhil diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi di Kabupaten Indragiri Hilir, serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi penyumbang inflasi komoditas. (Adv)