Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026

Ledakan pipa pas Transgasindo.

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan Gas Negara/PGN) yang menghubungkan Sumatra Selatan menuju Dumai mengalami kebocoran hebat di Desa Batu Ampar, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Kebocoran ini memicu kekhawatiran serius karena lokasi pipa gas berada di sepanjang Jalan Lintas Timur Sumatra dan berdekatan langsung dengan kawasan permukiman warga. Demi menjamin keselamatan masyarakat, otoritas setempat mempertimbangkan penutupan total akses jalan nasional tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansyah, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Provinsi Riau serta PT Transgasindo untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.

“Kami telah menghubungi PT Transgasindo di Belilas, dan tim teknis mereka saat ini sedang menuju lokasi kejadian. Personel pemadam kebakaran serta tim BPBD Inhil juga langsung dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pemadaman di sekitar titik kebocoran,” ujar R. Arliansyah dalam keterangan resminya.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Inhil mengeluarkan sejumlah instruksi penting kepada masyarakat dan pengguna jalan, di antaranya:

Penutupan Jalur
Jalan Lintas Timur Sumatra ditutup sementara bagi seluruh jenis kendaraan guna menghindari risiko fatal akibat potensi ledakan atau kebakaran.

Penetapan Radius Aman
Masyarakat dilarang keras mendekati lokasi kejadian, khususnya warga di kawasan Selensen, mengingat jalur pipa gas berada sangat dekat dengan pemukiman padat penduduk.

Koordinasi Teknis
Pihak pengelola gas tengah melakukan upaya pemutusan aliran gas (shutdown) untuk mencegah kebakaran meluas dan memastikan kondisi benar-benar aman.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan sterilisasi lokasi serta pengamanan ketat di sekitar area kebocoran.

“Masyarakat kami imbau untuk tetap tenang, menjauhi area terdampak, dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan sampai situasi dinyatakan aman sepenuhnya,” tutup R. Arliansyah.