 |
| Diskusi Tematik Komunitas Belajar Perkotaan (KBP) I Kabupaten Inhil bertempat di Aula kantor Bappeda Inhil, Selasa (23/09/2014). / Utusanriau.com |
INHILKLIK.COM, Tembilahan - Diskusi Tematik Komunitas Belajar Perkotaan (KBP) I Kabupaten Inhil bertempat di Aula kantor Bappeda Inhil, Selasa (23/09/2014).
TEMBILAHAN, UTUSANRIAU.CO - Bupati Inhil yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Hukum dan Politik, H Hafitsyah MH membuka acara Diskusi Tematik Komunitas Belajar Perkotaan (KBP) I Kabupaten Inhil bertempat di Aula kantor Bappeda Inhil, Selasa (23/09/2014).
Dalam sambutan Bupati Inhil yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik H. Hafitsyah menyampaikan bahwa "PNPM Mandiri perkotaan yang sudah masuk di Kabupaten Indragiri Hilir sejak tahun 2006, telah membawa berbagai inspirasi, motivasi, ide dan gagasan baru dalam pelaksanaan program".
Sedangkan hasil yang diraih program selama ini dalam pembangunan di Indragiri Hilir yaitu: Tumbuhnya kembali nilai-nilai kebersamaan yang diimplementasikan dalam konsep pembangunan partisipatif yang dilembagakan dalam gotong-royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indragiri Hilir, Tumbuhnya rasa peduli terhadap sesama dilingkungan sekitar melalui hubungan sosial dan proses interaksi, Terbentuknya kelembagaan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang telah menjadi bagian pemersatu tumbuhnya kesadaran tentang nilai kebersamaan dalam khasanah keragaman kultur, Bersatunya Perencanaan Jangka Menengah Program Penanggulangan Kemiskinan (PJM PRONANGKIS).
Selanjutnya, Pemanfaatan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang telah melahirkan dukungan partisipatif melalui Swadaya yang menjadi simbol tumbuhnya kembali nilai dan prinsip kemanusiaan, Lahirnya program inisiasi daerah kemudian diberi nama “Program Penaggulangan Kemiskinan Indragiri Hilir” yang disingkat PRONANGKIS INHIL. Program ini merupakan kemitraan dengan 8 (delapan) BKM di Kecamatan Tembilahan, Tumbuhnya perekonomian masyarakat khususnya masyarakat miskin, melalui kelompok usaha produktif dengan semangat pengembangan potensi ekonomi lokal, telah menjadi bagian tumbuhnya ekonomi mikro masyarakat di Kecamatan Tembilahan.
Atas pencapaian tersebut tentu tidak terlepas dari peran serta seluruh pelaku baik Pemerintahan Daerah dari mulai tingkat Kota sampai dengan Kelurahan, Golongan Peduli, Swasta dan Masyarakat, yang telah berkomitmen untuk terus mengambil peran terdepan dalam membangun Kabupaten Indragiri Hilir khususnya Kecamatan Tembilahan melalui Fasilitas PNPM Mandiri Perkotaan kearah yang lebih baik.
Semangat dan jiwa yang dibawa PNPM Mandiri Perkotaan sebagai program pemberdayaan yang mengusung orientasi partisipatif seluruh lapisan masyarakat dalam penanggulan kemiskinan, harus terus kita dorong dan optimalkan melalui kebijakan penanggulangan kemiskinan Pemerintah Indragiri Hilir, Swasta/BUMN yang terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi berbasis pengembangan ekonomi lokal yang telah di dorong oleh PNPM Mandiri Perkotaan.
Dengan dorongan program tersebut, diharapkan akan terus berdampak positif terhadap pembangunan daerah yang sedang digalakan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, dalam mengambil peran aktif mendorong masyarakat mandiri melalui beberapa langkah penting sebagai berikut : Pemerintah Indragiri Hilir terus mendorong implementasi perencanaan partisipatif untuk perencanaan yang telah disusun Badan Keswadayaan Masyarakat melalui fasiltasi PNPM Mandiri Perkotaan secara partisipatif bisa menjadi salah satu bagian input MUSRENBANG, Mendorong program-program SKPD dilingkungan Pemerintah Indragiri Hilir menjadi bagian dalam mewujudkan kemandirian Kelompok Usaha Masyarakat yang telah dibina oleh Badan Keswadayaan Masyarakat.
Dan mampu mendorong kemitraan perusahaan swasta yang ada di Indragiri Hilir dalam mendorong pembangunan daerah, maupun mendorong pertumbuhan ekonomi mikro yang menjadi bagian dari proses pembinaan kelompok usaha yaitu Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang sudah dibina oleh PNPM Mandiri Perkotaan.
PNPM Mandiri Perkotaan tidak lama lagi pengelolaannya akan diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah. Maka langkah yang harus disiapkan daerah adalah keaktifan kelembagaan kemiskinan yang ada di Indragiri Hilir yaitu :
1. Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK).
2. Komunitas Belajar Perkotaan (KBP), kelembagaan ini merupakan mitra kerja TKPK dalam mendiskusikan dan merumuskan persoalan kemiskinan di Indragiri Hilir.
3. Forum Komunitas Antara Badan Keswadayaan Masyarakat (FKA-BKM) Indragiri Hilir.
Diharapkan ketiga kelembagaan tersebut bisa merumuskan keberlanjutan program penanggulangan kemiskinan dengan mengadopsi konsep PNPM Mandiri Perkotaan di Indragiri Hilir. Pelaksanaan Diskusi Tematik KBP ini meliputi KBP I, II dan III yang akan dilaksanakan sampai bulan April 2015, oleh karena itu pada kesempatan ini Pemerintah Indragiri Hilir menyambut baik kegiatan ini.
Kami mengajak seluruh SKPD, Camat, PJOK, Lurah dan BKM se-Kecamatan Tembilahan dan pelaku program untuk mempererat jalinan kerjasama dan kemitraan yang lebih komperhensif dalam penanggulangan kemiskinan di Indragiri Hilir. (adv/hms/utusanriau)