 |
| BMKG (sumber: JG Photo/Safir Makki) |
INHILKLIK.COM, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan, telah tumbuh badai tropis di Filipina yang berpotensi mengganggu kondisi cuaca di sebagian Sumatera, khususnya Riau.
"Badai tropis tersebut muncul sejak Kamis (18/9) dan jika terus membesar akan menarik massa uap air hingga potensi hujan berkurang," kata Analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru Sanya Gautami, Sabtu (20/9).
Sementara itu, kata dia, untuk prakiraan cuaca sebagian besar wilayah Riau telah berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan-sedang. "Khususnya untuk wilayah Riau bagian Utara dan pesisir timur," katanya.
Namun jika gangguan badai tropis tetap berlanjut, menurut dia, hal itu akan mempengaruhi situasi cuaca hingga mengakibatkan minim terjadi hujan.
Ia mengatakan, sebagian besar Riau saat ini sebenarnya telah memasuki musim hujan. Meski demikian, sebagian daerah di Riau masih lebih sering dilanda panas. Hal itu menyebabkan berbagai kawasan hutan dan lahan menjadi terbakar hingga menimbulkan polusi asap.
Hasil analisis BMKG menyatakan, kondisi tersebut disebabkan musim hujan yang terjadi di Riau tidak terlalu dominan sehingga akan tetap ada cuaca panas.
Hujan dengan intensitas sedang baru terjadi hari ini, setelah dalam beberapa pekan sebagian besar Riau dilanda cuaca panas.
Menurut pantauan, hujan deras melanda sebagian besar Kota Pekanbaru sejak Sabtu dini hari dan baru reda pada pukul 12.00 WIB. (Antara)