 |
| Agustriansyah bersama keluarga/Riauterkini.com |
INHILKLIK.COM, Tembilahan - Anggota DPRD Riau termuda Dapil Inhil, Agus Triansyah (32) mengharapkan perjuangan pemekaran Kabupaten Indragiri Hilir Utara tidak terjebak hanya persoalan kedudukan ibukota kabupaten dan harus melibatkan segenap elemen masyarakat.
Menurut putera H Syamsuddin Uti dan Hj Zubaidah Hasyim (almarhumah), sebagai putera Inhil, ia mendalami dan meresapi perjuangan masyarakat bagian utara Inhil ini memekarkan daerah untuk kepentingan pembangunan yang berkeadilan dan rentang kendali pemerintahan dan birokrasi yang dekat kepada publik.
"Saya sangat mendukung pemekaran Kabupaten Indragiri Hilir Utara ini, tapi hendaknya jangan terjebak dengan persoalan ibukota calon kabupaten Indragiri Hilir Utara ini," ungkap politisi Partai Demokrat ini kepada riauterkinicom, Rabu (10/9/14).
Saat ini, pinta Agus, segenap elemen masyarakat dari kecamatan yang akan bergabung dengan bakal calon Kabupaten Indragiri Hilir Utara seharusnya fokus dan bersinergi bagi menggesa terealisasinya kabupaten ini.
"Segenap elemen masyarakat yang peduli dan komit bagi perjuangan pemekaran Kabupaten Indragiri Hilir Utara ini harus bersatu, bersinergi dan satu hati mewujudkan pemekaran ini," tegasnya.
Diingatkannya, yang paling penting jangan sampai perjuangan ini 'meninggalkan' elemen masyarakat lainnya dan menimbulkan kecemburuan sehingga berakibat mengganggu perjuangan pemekaran bagi kepentingan publik ini. Adapun kecamatan yang akan tergabung dalam Kabupaten Inhil Utara, yakni Kecamatan Mandah, Kateman, Pulau Burung, Pelangiran dan Telok Belengkong.
"Segala sesuatunya dalam perjuangan ini harus dirembukkan dengan tanpa mengesampingkan atau meninggalkan elemen masyarakat sekecil apapun peranan mereka dalam perjuangannya. Dengarkan dengan seksama dan arif masukan dan aspirasi yang disampaikannya," pesannya.
Untuk diketahui, sebelum terpilih menjadi anggota DPRD Riau, Agus (saat masih berusia 27 tahun) telah menjadi anggota DPRD Inhil periode 2009-2014. Sehingga prestasi Agus Triansyah menjadi anggota DPRD Riau termuda adalah prestasi yang diraihnya hasil kerja keras dan pendekatan kepada masyarakat.
Sarjana ekonomi lulusan Universitas Gunadarma, Jakarta, 2004 dan master hukum tata negara dari Unri (2009) ini memutuskan bekerja keras untuk terpilih sebagi legislator DPRD Riau agar makin meningkatkan koordinasi antara Provinsi Riau dan Kabupaten Inhil. Sekaligus untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Inhil.
Agus berkeinginan untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan, pelabuhan, sekolah, pasar, puskesmas, sarana ibadah dan olahraga. Revitalisasi/perbaikan perkebunan kelapa rakyat dan persawahan. Ia juga bertekad memperjuangkan replanting, rehabilitasi trio tata air (saluran drainase, tanggul dan pintu air) dan meningkatkan bantuan sarana produksi pertanian serta alat dan mesin pertanian pada para petani. (*)
Sumber: Riauterkini.com