 |
| Ilustrasi/Net |
INHILKLIK.COM, Pekanbaru - Anggota DPRD Riau masa jabatan 2014-2019 mengaku belum memakai mobil dinas setelah dilantik pada Sabtu lalu dan mulai bekerja secara formal pada Senin ini.
'Saya sekarang menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Riau menggunakan mobil sendiri. Nanti kalau ada mobil dinas kita terima, jika tidak ya tetap memakai mobil sendiri,' kata Anggota DPRD Riau Partai demokrat, Aherson di Pekanbaru, Senin.
Dia yang berasal dari daerah pemilihan Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi juga belum mengetahui bagaimana aturan pemakaian mobil dinas karena baru menjabat di lembaga perwakilan tingkat provinsi.
Sementara itu, anggota DPRD Riau terpilih lainnya Noviwaldy Jusman yang juga anggota periode sebelumnya mengaku tidak bisa menjawab pertanyaan tentang mobil dinas itu. Ia menyatakan yang berkompeten menjawabnya adalah Sekretaris DPRD Riau.
'Itu tidak bisa saya menjawabnya. Kalau mobil dinas itu tanya Sekwan sajalah,' katanya yang juga dari Partai Demokrat.
Sekretaris DPRD Riau, Zulkarnain Kadir ketika dikonfirmasi juga tidak bisa menjawabnya karena sedang sibuk mengurus Tata Tertib (Tatib) dan alat kelengkapan DPRD yang baru.
'Nanti lah, jangan sekarang. Untuk mengurus Tatib dewan ini saya sangat sibuk,' jawabnya.
Salah seorang mantan anggota Komisi A DPRD masa jabatan 2009-2014,Ramli Sanur sebelum periode berakhir pernah mengatakan, bahwa sistem mobil dinas DPRD Riau adalah pinjam pakai selama lima tahun.
'Mobil itu sendiri baru diberikan kepada anggota DPRD bulan Juni 2010, berarti diserahkan bulan Juni 2015. Selama belum memiliki mobil dinas, saat itu anggota DPRD memakai mobil masing-masing, baik milik pribadi maupun dirental,' ulasnya.(antara)