INHILKLIK.COM, Tembilahan - Sebanyak 15 pintu mes karyawan PT Pulau Sambu, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman ludes terbakar. Beruntung kejadian pada Kamis (31/7/2014) itu tak menelan korban jiwa.
Selain itu, 1 Musholla Al-Mujahirin juga ikut terbakar. Lokasi kebakaran tepatnya berada di di Jalan Cocak Rowo Blok 9 sampai dengan Blok 11 perumahan karyawan PT Pulau Sambu Group (PSG).
Berdasarkan keterangan saksi, Syamsuddin (49) dihadapan petugas kepolisian, sebelum kejadian listrik disekitar itu dalam keadaan mati. Setelah lampu hidup terlihat gumpalan asap di atas rumah yang dihuni Amin Blok 10. Pintu 4. "Ketika itu juga api langsung membesar dan menjalar ke rumah-rumah yang ada disekitarnya," kata Syamsuddin.
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas, Ipda Warno Akman, mengatakan, saat kejadian sebagain rumah dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya mudik Lebaran. Termasuk rumah yang ditempati Anin, tempat pertama terlihat kepulan asap.
Tak lama setelah itu api dapat dipadamkan, setelah petugas pemadam kebakaran milik perusahaan melakukan pemadaman. Namun 15 pintu rumah karyawan PT PSG di 3 Blok itu tak dapat diselamatkan.
"Untuk memastikan penyebabnya kita sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi yang diduga mengetahui detik-detik sebelum terjadinya musibah kebakaran," ujar Ipda Warno, Jumat (1/8/2014).
Camat Kateman, Syatir Hasan, saat dihubungi mengaku telah terjadi musibah kebakaran rumah karyawan milik PT PSG. Sampai saat ini belum bisa disimpulkan penyebab kebakaran, pasalnya masih dalam penyeledikan petugas berwajib.
"Bagi penghuni rumah yang ada dilokasi saat kejadian sudah diungsikan oleh pihak perusahaan ke mes-mes milik PT PSG. Pada dasarnya kondisi dilokasi kejadian sudah aman," jelasnya.(ind/rpc/kapurnews)