Kecewa Dimutasi, Beberapa Kepala SD di Tembilahan 'Larikan' Aset Sekolah

Kamis, 05 Juni 2014

post

Ilustrasi/Internet
INHILKLIK.COM, Tembilahan - Diduga, karena kecewa dimutasi beberapa waktu lalu, beberapa Kepala Sekolah (Kepsek) SD di kota Tembilahan 'melarikan' aset sekolah dan minta tebusan kalau ingin dikembalikan menjadi milik sekolah. 

Informasi yang diperoleh riauterkinicom, mantan Kepsek SDN Indra Praja Aloha saat ini sudah membawa aset-aset sekolah, mulai dari laptop sampai tong sampah. Aset ini saat ini infonya disimpan di rumah salah seorang guru 'pengikut' nya di Jalan Gunung Daek Gang Mataram II Tembilahan. 

"Barang-barang ini dibawa dengan alasan sekolah berutang dengannya, maka ia minta tebusan Rp75 juta, kalau ingin barang-barang tersebut dikembalikan ke sekolah," ujar sumber terpercaya yang dilansir riauterkinicom, Kamis (5/6/14). 

Kejadian ini juga diketahui, terjadinya di beberapa sekolah dasar di kota Tembilahan, bahkan ada mantan Kepsek yang minta tebusan sampai ratusan juta, kalau tidak ia akan membawa aset-aset sekolah tersebut. 

Tindakakan semacam ini tentu saja menimbulkan kecurigaan banyak pihak, apakah benar aset tersebut milik pribadi mantan Kepsek tersebut. Kalau miliknya, berarti hebat ia saat menjabat Kepsek membeli barang sekolah puluhan, bahkan ratusan juta menggunakan dana pribadi. 

Sedangkan kalau tidak, berarti sama saja dengan penggelapan aset milik sekolah yang notabene dibeli dari dana pemerintah dan ini masuk tindakan korupsi yang merugikan negara. 

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil Ahmad Ramani, menyatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi adanya penguasaan aset oleh mantan Kepsek tersebut. (*)



Source: riauterkini.com