Diduga Gorengan Gunakan Minyak Bercampur Lilin dan Plastik, Disperindag Inhil Lakukan Sidak

Senin, 02 Juni 2014

post

Diduga Gorengan Gunakan Minyak Bercampur Lilin dan Plastik, Disperindag Inhil Lakukan SidakINHILKLIK.COM, Tembilahan - Adanya dugaan bahwa gorengan di Tembilahan, Indragiri Hilir diindikasikan menggunakan campuran zat berbahaya pada minyak goreng yang dicampur lilin atau plastik, maka Disperindag Inhil pada Senin malam (2/6/2014) bersama Dinas Kesehatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada sejumlah pedagang gorengan di Tembilahan.

Sidak diawali dari penjual gorengan yang berada di Jalan Gajahmada tepatnya depan Lapangan Upacara kemudian dilanjutkan ke depan Pujasera dan Jalan M Boya tepatnya depan Pasar Pagi Tembilahan.

Dari sidak yang dilakukan ini, diambil sebanyak 12 sampel gorengan yang terdiri dari gorengan tempe, tahu, pisang, bakwan, ubi dan ayam Kentucky serta minyak goreng yang digunakan.

''Ini adalah bentuk perhatian kami atas keluhan dari masyarakat bahwa diduga gorengan di Inhil menggunakan minyak yang dicampur dengan lilin dan plastik,'' kata Kadisperindag Inhil, Pahrolrozy kepada wartawan usai melakukan sidak.

Sampel sebanyak 12 jenis itu sendiri dikatakan mantan Kadishub Kominfo, akan disimpan terlebih dahulu didalam kulkas, setelah itu baru dilakukan pengujian secara manual sedangkan sampel minyak goreng akan dikirim ke BPOM Provinsi Riau.

''Untuk mengetahui uji labor dari minyak yang akan kita kirim ini lebih kurang waktunya selama 3 bulan,'' sebutnya.

Sementara itu jika nantinya dari gorengan tersebut terbukti menggunakan zat berbahaya maka pedagang yang menjual gorengan akan diberi peringatan hingga tindakan pidana.

''Kita harapkan juga masyarakat agar cermat dalam membeli, karena efek dari penggunaan lilin dan pelastik ini tidak akan terlihat saat ini namun beberapa tahun kemudian,'' tambah Pahrolrozy. (*)


Source: goriau.com