Warga Sudah Terbiasa Lewati Jalan Rusak

Jumat, 16 Mei 2014

post

Kondisi jalan yang menghubungankan Kecamatan Gaung, Gas, dan Batang Tuaka dengan ibu kota Tembilahan
INHILKLIK.COM, Teluk Pinang -  Karena sudah begitu lamanya bagi warga yang selalu menggunakan jalan yang menjadi akses kecamatan gaung, gas dan batang Tuaka ke ibu kota kabupaten, kondisi yang begitu parah sudah menjadi hal yang biasa. Kondisi jalan yang begitu parah sudah dirasakan masyarakat lebih dari lima tahun.

“Kalau bicara soal jalan rusak itu bukan persoalan baru lagi, malahan rasanya kita sudah terbiasa melewati jalan yang seperti itu”. Ungkap Ardiansyah mahasiswa kelahiran Teluk Pinang yang kini menempuh pendidikan di pekanbaru, Sabtu (17/05/14).

Yang lebih ironisnya menurut mantan ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gaung Anak Serka (IPPMAGAS) tersebut, jalur darat yang seharusnya tidak dipengarhi oleh pasang surut justru seperti jalur sungai, karena pada waktu-waktu tertentu masyarakat harus mengatur waktu menghindari jam-jam pasang dalam jika ingin ke Tembilahan atau sebailiknya.

Pada saat air pasang dalam, tidak sedikit badan jalan yang tenggelam bahkan tingginya bisa mencapai lebih dari setengah meter. Dan tak jarang kendaraan warga mati karena tenggelam.

“Pas musim-musim pasang dalam, mau berpergian kita harus hitung-hitung jam dulu, jangan sampai lewatnya pasa waktu air pasang, sangat beresiko jatuh atau motor kita rusak” cetus Ardiansyah.

Ardiansyah berharap, pembangunan jalan yang menghubungkan tiga kecamatan tersebut menjadi perhatian dan skla prioritas pembangunan pemerintah baru Indragiri Hilir, “Kita berharap jagan menjadi wacana atau hanya janji kosong para wakil rakyat,” tegas Ardiansyah. (*)