 |
| HM. Wardan/Kapurnwes.com |
INHILKLIK.COM, Tembilahan - Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan menggelar pertemuan bersama para Camat dan Lurah se-Kabupaten Indragiri Hilir, di ruang rapat lantai 4 Kantor Bupati, Jumat (25/4/2014).
Pertemuan itu dihadiri Sekda, H Alimuddin RM dan Asisten II Setdakab Inhil, H Fuzan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil dalam menerapkan dan menjalankan berbagai program Pemkab Inhil di lapangan, terutama Gerakan Jumat Bersih.
Bupati Inhil dalam arahannya mengatakan, bahwa pertemuan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan program yang telah dicanangkan dan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan Pemkab Inhil, serta mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi di lapangan.
“Saya sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak, khususnya masyarakat agar tujuan kita menjadikan Inhil sebagai kabupaten yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah dapat terwujud,” tutur Bupati, Wardan.
Sementara itu, dalam pertemuan yang dilaksanakan di kediaman Bupati Inhil, Jalan Kesehatan Tembilahan beberapa waktu lalu, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi seluruh program yang telah dicanangkan oleh Pemkab Inhil, terutama Gerakan Jum’at Bersih, dalam upaya menjadikan Tembilahan sebagai kota yang indah dan bersih.
Namun demikian, pada realisasi program tersebut di lapangan masih terdapat berbagai kendala dan hambatan, seperti masih banyaknya got atau saluran air yang tersumbat, meskipun sudah dilakukan pembersihan, baik oleh aparat pemerintah maupun masyarakat.
“Di beberapa tempat, kita lihat kondisi got sudah ditutup oleh masyarakat, baik untuk keperluan parkir kendaraan maupun lokasi jalan masuk ke tokonya, serta ada juga yang dijadikan tempat usaha,” terang Irhamis, salah seorang tokoh masyarakat di Kota Tembilahan.
Untuk itu, harus dicarikan solusi dan jalan keluar secepatnya, sehingga pelaksanaan Gerakan Jum’at Bersih dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Sebaiknya dalam menjalankan program ini, setiap RT dan RW juga dilibatkan, dengan cara memberikan jadwal pembersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” usul H Jayadi, salah seorang tokoh agama di Kota Tembilahan. (Adv/humas)
Source: kapurnwes.com