Riau Miliki Empat Musim Sejak 1997

Sabtu, 08 Maret 2014

post

Peta Riau (Int)
Pekanbaru (Inhilklik) - Provinsi Riau menjadi salah satu daerah di tanah air yang sejak 1997 memiliki empat musim, kata pengamat dari Universitas Riau, Tengku Ariful Amri. 

"Sejatinya Riau merupakan daerah yang sama seperti provinsi lainnya di Indonesia yang memiliki dua musim, yakni hujan dan kemarau," kata Amri kepada wartawan di Pekanbaru.

Namun sejak 1997, demikian Amri, cuaca di daerah tersebut mengalami kekacauan, ketika hujan maka terjadi banjir, dan diwaktu kemarau akan disertai kabut asap yang merupakan dampak dari kebakaran lahan. 

Sejak lebih 25 tahun silam, kata dia, kondisi itu terus berulang sehingga telah menjadi musim yang terus terjadi setiap tahunnya. Yang menjadi perbedaan, kata dia, dua musim seperti hujan dan kemarau merupakan ciptaan sang maha kuasa, sementara dua musim lainnya, asap dan banjir, merupakan dampak tidak langsung dari kelalaian manusia.

 "Manusia yang lalai, tidak mampu menjaga lingkungan dengan baik sehingga mengurangi keseimbangan alam. Hal itu yang kemudian menyebabkan munculnya dua musim baru yang terus terjadi setiap tahunnya," kata dia. 

Amri mengatakan, tidak menutup kemungkinan jika berbagai pihak tidak mampu menghambat dua musim baru tersebut, akan bertambah musim-musim lainnya yang tentunya juga merugikan manusia. Kalau hujan menjadi anugrah ketika kemarau mengeringkan berbagai kawasan, demikian Amri, banjir dan kabut asap merupakan bencana, penyebab ribuan atau bahkan jutaan jiwa manusia terancam. | antara