Tembilahan (Inhilklik) - Dalam penyusunan draft Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD), Pemkab Inhil bekerjasama dengan pihak Universitas
Gajah Mada (UGM).
Bupati Inhil, HM Wardan mengharapkan, RPJMD Inhil ini harus mengacu kepada
5 kisi dan 8 visi program pembangunan yang telah di susun bersama
pasangannya H Rosman Malomo pada saat masa Pemilukada Inhil tahun lalu.
"Nantinya akan dituangkan kedalam renstra pembangunan setiap Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil," ungkap mantan Kepala
Baplitbang (sekarang Bappeda Inhil) ini.
Dalam rapat awal penyusunan draft RPJMD Inhil ini, Bupati dan Wakil Bupati
serta Sekdakab Inhil bersama beberapa SKPD terkait dan pihak UGM melakukan
pembahasan terhadap rencana program pembangunan yang akan di susun menjadi
dokumen RPJMD Inhil, yakni akan menuangkan 5 kisi dan 8 misi program
pembangunan.
"Berharap dalam penyusunan RPJMD Inhil tersebut dapat menuangkan program
prioritas yang termasuk dalam 5 kisi dan 8 misi program pembangunan Inhil
kedepan, agar di pedomani dalam renstra setiap SKPD hingga dapat di
wujudkan dalam periode 5 mendatang," kata bupati.
Sedangkan Stephanus, akademisi UGM menyebutkan, pihaknya akan membantu
penjabaran program Bupati dan Wakil Bupati Inhil, agar dapat di ukur dan di
tuangkan kedalam renstra pada setiap SKPD Pemkab Inhil.
"Sehingga nantinya program pembangunan tersebut akan di rasakan manfaatnya
masyarakat luas," sebutnya.
Kepala Bappeda Inhil, Alvi Purwanti Alwi mengatakan, kerjasama pembuatan
RPJMD dengan pihak UGM tersebut dilakukan untuk membuat dokumen visi dan
misi Bupati dan Wabup untuk dituangkan ke dalam program setiap SKPD yang
akan di capai dalam periode 5 tahun kedepan.
Dalam rapat pembahasan RPJMD tersebut, Bupati Inhil, HM Wardan di awal
kepemimpinannya bersama H Rosman Malomo merasakan minimnya dan tidak
lengkapnya data di setiap SKPD.
Padahal database bagi setiap SKPD tersebut sangat di butuhkan untuk memulai
dan melakukan program pembangunan yang berkesinambungan. (*)
Source: riauterkini.com