
INHILKLIK.COM - Hujan lebat yang mengguyur bagian Selatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beberapa hari lalu membuat sejumlah desa terendam banjir.
Kondisi terparah berada di Desa Kemuning Muda, Lima Manis dan Desa Lubuk Besar. Ketinggian air mencapai hingga dada orang dewasa. Tak sedikit masyarakat yang terpaksa diungsikan.
UPT Puskemas Selensen pun langsung siap siaga. Mengantisipasi jika ada masyarakat korban banjir yang sakit dan melakukan penanggulangan penyakit menular.
"Ketika banjir memendam beberapa wilayah kerja kita, kita langsung siap siaga karena bencana banjir sangat rawan dengan menyakit menular," ujar Kepala Puskesmas Selensen, Husriansyah, A.Mk kepada inhilklik.com, Minggu (14/11/2021).
Husriansyah mengatakan, timnya pun langsung turun kelapangan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat yang rumahnya terendah banjir.
"Ahmadulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja ada beberapa warga yang terkena gatal-gatal langsung kita berikan obat dan penanganan," kata Husriansyah.
Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, Puskesmas Selensen bersama pemerintah setempat mendirikan pokso kesehatan di Desa limau manis. Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) disetiap desa juga disiagakan.
"Dari mulai banjir sampai pasca banjir kita dirikan posko kesehatan bekerja sama dengan pemerintah desa. Posko nya kita dirikan di Desa lima manis, karena desa tersebut yang paling parah banjirnya," jelas Husriansyah.
Meskipun sejumlah warga sudah diungsikan, ancaman penyebaran penyakit menular ini masih mengintai. Adapun penyakit yang bisa menular seperti diare, demam berdarah, leptospirosis, malaria hingga infeksi saluran pernapasan.
Melansir dari hellosehat.com, luapan air banjir biasanya tercemar berbagai jenis organisme penyebab penyakit, seperti e. coli, salmonella, dan shigella.
Virus, bakteri dan kuman ini tentu berasal dari polutan rumah tangga, pertanian, limbah industri berbahaya. Supaya Anda yang berada di wilayah banjir tidak terjangkit penyakit menular, ada beberapa upaya pencegahannya, antara lain:
• Hindari kontak kulit dengan air selokan, terutama bagian kulit yang terluka.
• Jangan makan atau minum apapun yang tercemar air banjir.
• Jauhkan benda-benda yang tercemar air banjir dan tangan kotor dari mulut, mata dan hidung.
• Cuci tangan setiap kali menggunakan kamar mandi, terkena air banjir dan sebelum makan.
• Gunakan air kemasan untuk masak, minum, menyikat gigi dan lainnya.
• Buang makanan dan minum di dalam kulkas yang sudah terendam banjir.
Cara-cara tersebut bisa membantu Anda mencegah diri terserang penyakit menular selama musim hujan dan banjir. Segera evakuasi diri dan keluarga ke tempat yang kering dan aman.