INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Delapan paket pekerjaan perbaikan dan peningkatan sejumlah ruas jalan yang hilang dari situs resmi ULP Kabupaten Inhil beberapa waktu lalu, rencananya dalam minggu depan akan ditayangkan kembali.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna kepada awak media usai melakukan rapat bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Cipta Karya dan pihak ULP Kabupaten Inhil, yang berlangsung tertutup di ruang Komisi III Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Kamis (12/5/2016).
Dikatakan Iwan, berdasarkan hasil rapat tersebut, dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Inhil diketahui bahwa ditariknya tayangan pelelangan dari situs resmi ULP guna menyempurnakan persyaratan lelang.
"Kami sebagai mitra kerja ekskutif tidak mengejar secara detail tentang hal itu, namun kami meminta kepastian jika 8 paket tersebut apakah akan dilelang kembali," tutur pria yang akrab disapa IT ini.
Saat itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air memastikan akan menayangkan kembali 8 paket tersebut setelah dilakukan penyempurnaan persyaratan lelang.
"Mereka katakan minggu depan," tambahnya.
Selanjutnya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini mengingatkan kepada seluruh pihak terkait, untuk lebih berhati-hati dalam melakukan proses lelang, sehingga tidak sampai menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.
"Kita minta pihak terkait agar lebih menyederhanakan persyaratannya. Jangan melebih-lebihkan dan jangan mengurangi. Berikan persyaratan yang sewajarnya, yang tidak melanggar peraturan," imbuhnya. (Adv/Dprd/kpr)
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna kepada awak media usai melakukan rapat bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Cipta Karya dan pihak ULP Kabupaten Inhil, yang berlangsung tertutup di ruang Komisi III Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Kamis (12/5/2016).
Dikatakan Iwan, berdasarkan hasil rapat tersebut, dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Inhil diketahui bahwa ditariknya tayangan pelelangan dari situs resmi ULP guna menyempurnakan persyaratan lelang.
"Kami sebagai mitra kerja ekskutif tidak mengejar secara detail tentang hal itu, namun kami meminta kepastian jika 8 paket tersebut apakah akan dilelang kembali," tutur pria yang akrab disapa IT ini.
Saat itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air memastikan akan menayangkan kembali 8 paket tersebut setelah dilakukan penyempurnaan persyaratan lelang.
"Mereka katakan minggu depan," tambahnya.
Selanjutnya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini mengingatkan kepada seluruh pihak terkait, untuk lebih berhati-hati dalam melakukan proses lelang, sehingga tidak sampai menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.
"Kita minta pihak terkait agar lebih menyederhanakan persyaratannya. Jangan melebih-lebihkan dan jangan mengurangi. Berikan persyaratan yang sewajarnya, yang tidak melanggar peraturan," imbuhnya. (Adv/Dprd/kpr)
