![]() |
| Salah satu kondisi jalan di Inhil (facebook) |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sudah bertahun-tahun, kondisi jalan penghubung di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau ini terkesan luput dari perhatian pemerintah daerah.
Pasalnya, hampir semua jalan penghubung antar kecamatan ke kota kabupaten didaerah tersebut sampai saat ini masih dengan kondisi hancur, rusak parah dan bahkan berlumpur.
Tiga daerah kecamatan itu adalah Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kecamatan Gaung dan Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil.
Protes maupun keluhan masyarakat sudah kerap kali dilontarkan melalui berbagai aksi, salah satu diantaranya dengan memasang jemuran pakaian dalam ditengah-tengah badan jalan yang sudah menjadi lumpur.
Hal itu dilakukan warga Kecamatan Gaung Anak Serka sebagai bentuk pelampiasan kekesalan mereka kepada pemerintah daerah yang terkesan kurang perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan didaerah mereka. Bahkan, beberapa waktu yang lalu Tokoh Masyarakat Teluk Pinang bersama Camat GAS juga sempat mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil untuk mengadukan hal itu.
Namun, lagi-lagi bentuk protes mereka itu hingga kini belum ada tanggapan yang pasti dari pemerintah daerah sehingga saat ini material badan jalan tersebut yang seharusnya menggunakan campuran sirtu dan semen kini berubah menjadi papan yang terbuat dari batang pohon kelapa.
Batang kelapa menjadi pilihan alternatif masyarakat dijadikan bahan untuk memperbaiki jalan karena di Inhil sangat mudah untuk mendapatkan batang kelapa, hampir disetiap daerah di Inhil banyak terdapat kelapa seusai dengan julukanya hamparan kepala dunia.
Beberapa waktu yang lalu, ruas jalan yang panjangnya mencapai 40 km tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Inhil 2016 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 116 miliar lebih.
Kendati begitu, tanpa ada penjelasan yang kuat, proyek pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan tersebut hingga kini belum juga terealisasikan dan sempat hilang dari tayangan lelang LPSE Kabupaten Inhil.
Namun ketika di Konformasi, Bupati Inhil HM Wardan mengatakan dalam waktu dekat lelang 8 proyek peningkatan jalan di Inhil yang sempat "hilang" dalam situs resmi Unit Layanan Pengadaan (ULP) sejak beberapa waktu lalu akan kembali dimunculkan.
Hal tersebut disampaikannya usai konferensi pers saat acara peresmian pos pelayanan keamanan terpadu Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Danau Pulai Indah, Kecamatan Kempas, Senin (9/5/2016).
"Kita ikuti saja prosesnya, Saya pikir sudah ada perhitungan dan pertimbangan dari Dinas terkait (Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, red). Mungkin dalam waktu dekat akan ditayangkan (dimunculkan, red) lagi," kata Wardan. (Ard)
