![]() |
| Korban saat tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian. Selasa 26/4 |
Dilasir Spiritriau.com, Selasa (26/4) Mapolres Indragiri Hilir menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika Jam yang bersama seorang temannya sedang minum jenis minuman keras ABC dalam sebuah Cafe di Pasar Rakyat pada Selasa sekira pukul 02.20 wib.
Sekira pukul 03.30 Wib setelah keluar dari Cafe Famili perselisihan paham pun terjadi antara korban dengan pelaku yang belum diketahui keberadaannya, perselihpahaman itu berjujung perkelahian antara pelaku dan korban.
Pada saat terjadi perkelahian tersebut, pelaku mengeluarkan sebilah parang dari dalam celana pelaku kemudian datang salah seorang teman korban mencoba untuk melerai dengan cara menangkap parang tersebut.
Tak puas, kemudian pelaku mengeluarkan sebilah badik dan menusukkan ke tubuh korban hingga korban tewas bersimbah darah dilokasi perkelahian.
Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian dada kiri di bawah ketiak, luka robek di dada kiri atas, luka robek di bagian pipi kanan dan luka robek pada bagian pelipis.
Selanjutnya, rekan korban menghubungi abang kandung korban, dan menceritakan kejadian tersebut. Tak lama berselang, abang korban datang dan mendapati kalau korban sudah tidak bernyawa.
Kemudian, abang korban bersama rekan korban membawanya ke rumah sakit terdekat dan melaporkan kepihak kepolisian.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas Iptu Warno mengatakan bahwa saat ini pelaku sesang diburu.
" Saat ini korban sudah divisum, dan telah kita serahkan kepada keluarga korban, sementara pelaku sedang kita buru," tandasnya. (dit/src)
