![]() |
| Kadiskes Inhil, Zainal Arifin |
"Anggotanya yah masyarakat itu sendiri yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di lingkungannya, melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin," jelas Kepala Dinas Kebersihan Inhil, H Zainal Arifin belum lama ini.
Jumantik juga Menurut Zainal, berperan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapaan masyarakat menghadapi demam berdarah dengue (DBD).
Salah satu faktor penular penyakit DBD, dikatannya yaitu nyamuk Aedes aegypti senang berkembang biak di genangan air yang bersih di sekitar lingkungan kita.
"Musim hujan airnya cukup bersih, banyak genangan di talang rumah, bak mandi, bahkan di daun.Nyamuk senang sekali bertelur di sana sehingga banyak jentik nyamuk. Memang yang harus kita basmi ya jentik-jentik nyamuk ini," ujarnya.
Kadis Kesehatan juga menambahkan bahwa menghilangkan jentik-jentik nyamuk (larva) itu lebih mudah daripada mengendalikan saat sudah menjadi nyamuk dewasa.
"Untuk pemberantasan jentik ini kita bisa lakukan berbagai cara, salah satunya adalah menaburkan bubuk abate (abateisasi) di tempat-tempat yang sulit dijangkau. Membasmi jentik lebih lebih muda dari pada mengendalikan nyamuk yang sudah dewasa, "tambahnya. (roc/ard)
