![]() |
| Ketua DPD Forlet Inhil, M. Nur Latif saat bersilaturahmi di kediaman salah satu warga Tionghoa saat peryaan Imlek di Tembilahan. |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Ketua Forum Lintas Etnis (Forlet) Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Nur Latif mengajak seluruh elemet masyarakat Inhil untuk tetap menjaga kerukunanan dan toleransi atar umat beragama.
Apalagi saat ini maraknya tindakan kekerasan dan diskriminasi yang mengatasnamakan agama, menurutnya itu hanyalah tindak sekelompok orang yang tidak ingin bangsa Indonesia damai dalam persatuan.
Sebagai salah satu antisipasi perselisihan atar etnis, Latif mengajak untuk meningkatkan tali silaturahmi dan saling terbuka.
"Mari kita sama-sama jaga kerukunan antar umat beragama, kita bangun kerbersamaan tanpa memandang suku, ras dan agama," ungkap Latif saat bersilaturahmi dalam rangka perayaan Imlek di salah satu kediaman warga Tionghoa di Tembilahan, Selasa (09/02/2016).
Ditambahkan Latif, terlahir sebagai bagian dari bangsa Indonesia seharusnya kita bangga, karena bangsa Indosia telah membuktikan bisa hidup rukun meskipun terdiri dari banyak perbedaan baik suku, ras dan agama.
Beragam kebudayaan merupakan sebuah modal besar Indoesia untuk mebangun menjadi sebuah bangsa yang besar.
"Kita junjung tinggi selogan bihenika tunggal ika, jangan sampai kita tercerai berai karena perbedaan budaya dan keyakinan," tandasnya. (Ard)
