![]() |
| Sosialisasi narkoba dan HIV/AIDS di Desa Tanjung Melayu |
INHILKLIK.COM, KUINDRA - Puluhan masyarakat yang terdiri dari para orang tua dan remaja di Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti penyuluhan Narkoba dan HIV AIDS, Rabu (07/112/2016).
Kegiatan yang dipusatkan di ruangan Kantor tanjung Melayu ini, dibuka
secara resmi oleh Kepala Desa, dengan
secara resmi oleh Kepala Desa, dengan
menghadirkan narasumber yang sudah bersertifat dibidangnya dan Kapolsek Kuindra, AKP HZ Alimbi yang didampingi Kanit Binmas nya.
Kades Samsul Rizal menyatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para orang tua dan generasi muda tentang bahaya Narkoba dan HIV AIDS serta upaya pencegahannya.
"Kita berharap masyarakat sadar akan bahaya narkoba dan HIV/AIDS akibat lingkungan dan pergaulan yang tidak sehat," ungkap Samsul.
Melalui kegiatan tersebut, Samsul berharap agar masyarakat dapat melakukan berbagai langkah pencegahan dan antisipasi sejak dini, yang dimulai dari lingkungan rumah tangga dan keluarga, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Narasumber HIV/AIDS M. Yusuf yang merupakan Pendamping Desa (PD) Sei Piyai dalam paparannya menjelaskan, hingga tahun 2016 ini jumlah penderita HIV AIDS di Negeri Seribu Parit terus meningkat, yang berasal dari kalangan orang dewasa hingga anak-anak.
Kendati demikian, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir. Pasalnya penularan virus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS ini tidak semudah virus influenza dan virus-virus lainnya.
"Cara penularannya, yakni dari darah (tranfusi darah dari pengidap HIV), cairan sperma/cairan vagina (hubungan seks dengan pengidap HIV), sebagian kecil (25-30 persen) ibu hamil pengidap HIV kepada janinnya, alat suntik atau jarum suntik/alat tatoo/tindik yang dipakai bersama penderita HIV atau AIDS, serta Air Susu Ibu (ASI) pengidap AIDS kepada anak susuannya," terang Yusuf.
Virus HIV ini, lanjut Yusud, tidak menular melalui gigitan nyamuk, bersalaman atau bersentuhan, pelukan atau ciuman, menggunakan peralatan makan dan minum bersama, serta tinggal serumah dan menggunakan jamban yang sama.
Sedangkan untuk penanggulangan dan pencegahannya dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya menahan diri atau menahan nafsu, setia terhadap pasangan, pakai kondom, tidak mengkonsumsi obat-obatan serta meningkatkan pengetahuan dan pendidikannya tentang HIV AIDS.
Kapolsek Kuindra, AKP HZ Alimbi menyampaikan, remaja adalah generasi
penerus daerah dan bangsa, maka harus dijaga dan dilindungi dari pengaruh dan bahaya penggunaan narkoba yang dapat merusak masa depan mereka.
penerus daerah dan bangsa, maka harus dijaga dan dilindungi dari pengaruh dan bahaya penggunaan narkoba yang dapat merusak masa depan mereka.
"Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengawasi
anak-anaknya, supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," imbuhnya. (Adv/Ard)
anak-anaknya, supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," imbuhnya. (Adv/Ard)
