![]() |
| Siruppidada dan perepat olahan masyarakat Tanjung Melayu |
INHILKLIK.COM, KUINDRA - Siapa yang suka sirup? pasti semua orang suka bukan? rasanya yang manis dan gurih menyebabkan sirup banyak disukai oleh masyarakat, sirup sering digunakan untuk minuman dingin dan beberapa olahan produk.
Tapi pernahkan anda menjumpai sirup yang rasanya manis dan asam? jika anda penasaran anda bisa merasakan sirup buah pidada, sirup yang memiliki rasa khas dan unik, pokonya sekali mencoba pengen nambah lagi.
Lalu dimana kita bisa mendapatkan sirup pidada tersebut?
Di Kabupaten Indragiri Hilir, salah satu desa yang masyarakatnya mampu mengolah buah pidada dan perepat menjadi sirup adalah Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra).
Hanya saja saat ini, olahan sirup pidada belum diproduksi secara rutinitas oleh amsyarakat disana. Dikatakan Kepala Desa Tanjung Melayu, Samsul Rizal, biasanya jika ada yang ingin membeli harus pesan terlebih dahulu.
"Kalo mau pesan dulu, baru kita carikan sesuai pesanan mau buah pidada atau perepat, lalu kita buatkan sirupnya, sekitar dua harianlah udah siap sirupnya," ujar Samsul dalam wawancara bersama Inhilklik.com belum lama ini.
Untuk harga juga tidak terlalu mahal, dikatakan Samsul, kemasan botol 300 ml biasa dihargai oleh masyarakat Rp. 20.000,-.
Jika ingin memesan sirup pidada atau perepat bisa dipesan memalui Kepala Desa Tanjung Melayu atau bagi anda yang punya kenalan di desa tersebut bisa menghubunginya.
"Kalo mau pesan lewat saya juga bisa, catat saja nomor saya 081371207832," ungkap Samsul.
Kedepannya, Samsul bertekad menjadikan sirup pidada dan perepat sebagai salah satu produk andalan Desa Tanjung Melayu dan diproduksi secara rutin sehingga mampu menjadi pemasukan ekonomi bagi desa dan masyarakat. (Ard)
