INHILKLIK.COM, GAUNG ANAK SERKA - Dengan telah cairnya dana desa (DD) bantuan dari APBN, maka Desa kelumpang telah melaksanakan kegiatan pembangunan box culvert.
Pembangunan aliran air yang di buat di dalam bawah tanah atau biasa di sebut box culvert di desa kelumpang kecamatan gaung anak serka memakan biaya kurang lebih Rp 33.000.000
Di bangun untuk menghubungkan dari satu parit ke parit lain nya untuk agar tidak lagi ada genangan air di jalan jalan dan luapan luapan air ke badan jalan
Kepala Desa kelumpang kecamatan Gaung Anak Serka khairudin ahyar, saat kami konfirmasi di lokasi proyek box culvert tersebut, mengatakan, bahwa program dana desa diperuntukkan pengembangan percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang bersumber dari APBN.
"Sehingga diharapkan pembangunan infrastruktur di pedesaan dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang dapat mensejahterakan masyarakat. Maka pembangunan box culvert yang dibiayai dengan dana desa ini salah satunya yang sangat membantu masyarakat, karena selama ini jalan kita sangat susah dilalui oleh kendaraan terutama roda dua karena gorong-gorong sudah pecah dan berlubang," pungkas khairudin. (Adv/Ard)
Pembangunan aliran air yang di buat di dalam bawah tanah atau biasa di sebut box culvert di desa kelumpang kecamatan gaung anak serka memakan biaya kurang lebih Rp 33.000.000
Di bangun untuk menghubungkan dari satu parit ke parit lain nya untuk agar tidak lagi ada genangan air di jalan jalan dan luapan luapan air ke badan jalan
Kepala Desa kelumpang kecamatan Gaung Anak Serka khairudin ahyar, saat kami konfirmasi di lokasi proyek box culvert tersebut, mengatakan, bahwa program dana desa diperuntukkan pengembangan percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang bersumber dari APBN.
"Sehingga diharapkan pembangunan infrastruktur di pedesaan dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang dapat mensejahterakan masyarakat. Maka pembangunan box culvert yang dibiayai dengan dana desa ini salah satunya yang sangat membantu masyarakat, karena selama ini jalan kita sangat susah dilalui oleh kendaraan terutama roda dua karena gorong-gorong sudah pecah dan berlubang," pungkas khairudin. (Adv/Ard)
