Kanal

Ahli Ghibah Akan Menjadi Orang Pailit di Akhirat Kelak, Meski Bawa Banyak Pahala

INHILKLIK.COM - Ghibah merupakan perbuatan yang seperti biasa saja dan tidak disadari sering dilakukan. Namun ternyata, melakukan ghibah memiliki akibat yang sangat berat bagi pelakunya diakhirat kelak.  Ahli ghibah merupakan orang yang akan bangkrut saat diakhirat meski membawa banyak pahala dari dunia. 

Berikut hadis mengenai orang yang muflis (bangkrut) di hari kiamat. Banyak beramal, sholat, puasa dan sebagainya. Tetapi lisan dan anggota badannya sering menganggu saudaranya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :

“Muflis (orang yang pailit) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) sholat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka”. (HR. Muslim).

Sementara jika kita di-ghibahi, harusnya tenang saja dan tak perlu marah apalagi membalas dengan perbuatan yang mungkin lebih keras.

Mengapa tetap tenang meski terus menerus di-ghibahi, dibicarakan tentang aib atau keburukan. Nah ini alasan yang disampaikan Ustaz dr Raenul Bahraen dalam akun Instagramnya dikutip pada Rabu (17/3/2021) disebutkan jika diperguncingkan namun tak membalas dan tetap tenang karena:

1) Dapat pahala tanpa beramal kita dapat pahala di hari kiamat dari yang meng-ghibahi

 2) Kekurangan membuat kita dibicarakan apalagi kelebihan kita

3) Mengurangi dosa. Jika pahala peng-ghibah habis, maka dosa kita diberikan padanya

 4) Ghibah hanya kata-kata saja, bukan pedang dan bukan pula sebuah pengaruh. Takkan berpengaruh pada baik-buruk kondisi kita, jadi tetaplah beramal dan jadi diri sendiri

5) Sebenarnya peng-ghibah lebih sengsara, jadi tenang saja. Rasa hasad membuat peng-ghibah menghabiskan waktunya memikirkan kita.

Bisa jadi tidurnya tidak nyenyak, dada semakin sesak setiap mendengar kesuksesan kita. Dan masih banyak lagi yang didapatkan. "Itulah fungsi iman di hari kiamat, keadilan takkan bisa didapatkan seadil-adilnya di dunia. Harus ada yang bersabar, lalu menuai hasil di akhirat," sebutnya. (*)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER