![]() |
| Ilustrasi (Google image) |
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir, Syaifuddin, Kamis (9/6/2016) malam melalui pesan singkatnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir ini juga menuturkan bahwa situs resmi tersebut tidak dapat dibuka.
''Betul Web untuk GGD tidak dapat dibuka, sepertinya dari Kemendikbud tidak mengumumkan (tidak bisa dibuka situs). Itu penerimaan sangat terbatas hanya untuk lulusan Sarjana Mengajar di daerah Terpencil, Terluar dan Tertinggal (SM3T),'' sebut Syaifuddin.
Dia juga menuturkan bahwa saat ini dari kuota yang tersedia hanya baru beberapa orang yang mendaftarkan diri menjadi GGD.
''Sebenarnya kuota kita 36, sampai sekarang baru mendaftar 6 orang,'' tuturnya, sebagaimana dilansir harianriau.co.
Dia mengungkapkan, sikitnya pendaftar tersebut karena beratnya persyaratan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.
''Persyaratan terlalu ketat, padahal bapak bupati sudah minta pada acara di Jakarta agar persyaratan diperlonggar dan diberi kesempatan pada anak daerah yang berpendidikan selain itu,'' tukasnya. (nnet)
